ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol.5(2) Juli 2020, 139-144 p-ISSN: 2721-138Xe-ISSN: 2548-7159 http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jpkm Gerakan Bersih-Bersih Pantai Balekambang dari Sampah Plastik Nazriati, Yudhi Utomo, Fauziatul Fajaroh, Suharti, Danar, Endang Ciptawati Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang Jl. Semarang 5, Malang, 65145 Indonesia LPPM UNMER MALANG ARTICLE INFO: Received: 2019-06-21 Revised: 2020-10-11 Accepted: 2020-05-20 Keywords: Balekambang beach, Environment, Plastic, Waste How to cite: Nazriati, Utomo Y., Fajaroh F., Suharti, Danar, Ciptawati E. (2020). Pelatihan Gerakan Bersih-Bersih Pantai Balekambang dari Sampah Plastik. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 5(2), 139-144. https://doi.org/10.26905/abdimas.v5i2.3573 ABSTRACT The beach is an attractive place to unwind from your daily routine. The beauty of the beach must always be maintained so that comfort can still be obtained for everyone who visits it. The beach becomes a comfortable place if cleanliness is maintained. Plastic waste, if any along the coast, can be carried by the waves into the ocean. Plastic waste brought to sea can be consumed by marine biota because marine biota cannot distinguish between plas- tic and food waste. This community service activity intends to inspire visitors (tourists), managers and traders at Balekambang beach to care about the environment. A well-pre- served environment will be a legacy that will be left on the next generation. The survey results show that visitors understand the meaning of waste and are willing to dispose of waste in its place. © 2020 Published by University of Merdeka Malang. This is an open access article distributed under the CC BY-SA 4.0 license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) 1. PENDAHULUAN Bumi kita terdiri atas daratan dan perairan. Begitu juga Indonesia, wilayahnya meliputi daratan dan perairan. Wilayah daratan Indonesia 1.919.440 km² dan lautan 3.273.810 km². Luasnya lautan memberi kehidupan bagi rakyat Indonesia karena banyaknya sumber daya alam yang terkandung di dalamnya. Akan tetapi bila kehidupan di lautan tidak dijaga maka akan memberi dampak tidak baik bagi sumber daya alam yang terdapat di dalamnya dan berimbas juga bagi manusia. Malang Raya sebagai bagian wilayah Indonesia memiliki banyak pantai yang dikomersialkan sebagai tempat wisata. Wisata pantai menjadi tujuan masyarakat untuk melepaskan penat, refreshing dari kejenuhan pekerjaan, gathering kantor, kegiatan keluarga, dan lainnya. Namun, komersialisasi pantai tersebut dapat menimbulkan dampak bagi keberadaan pantai tersebut dan juga kehidupan makhluk di laut. Salah satu Corresponding Author: Nazriati: Tel. +62 341 567382 E-mail: nazriati.fmipa@um.ac.id