Vol. I No.2 Juni 2018 Rang Teknik Journal http://joernal.umsb.ac.id/index.php/RANGTEKNIKJOURNAL ISSN 2599-2081 Fakultas Teknik UMSB EISSN 2599-2090 169 Identifikasi Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kinerja Waktu Pelaksanaan Konstruksi Gedung Secara Swakelola Studi Kasus : Pembangunan RKB Sekolah SD dan SMP Kota Bukittnggi Deddy Kurniawan Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat email: deddykurniawan@umsb.ac.id Abstract: Proyek konstruksi memiliki sejumlah resiko yang bervariatif, terutama pada proyek swakelola dengan melibatkan banyak pihak, dan memakai berbagai macam sumberdaya, serta menghadapi banyak masalah ketidakpastian dan resiko, jika terjadi dapat mengurangi kerugian waktu yang dapat menjadikan proyek tertunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor resiko yang mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan konstruksi gedung secara swakelola pada proyek pembangunan RKB sekolah. Proses didalam manajemen resiko proyek adalah identifikasi faktor-faktor resiko, analisa resiko, evaluasi resiko, dan tindakan mengelola resiko. Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor resiko dilakukan secara kualitatif, dengan menganalisa data persepsi yang didapat dari kuesioner dengan responden pemilik proyek, tim pelaksana dan tim perencana/pengawas pembangunan RKB sekolah di kota Bukittinggi tahun anggaran 2018. Analisa data diolah dengan statistik deskriptif, Analytic Hierarchy Process (AHP), dan analisa level resiko, untuk mendapatkan rangking faktor. Korelasi nonparametris dilakukan dengan korelasi Spearman. Hasil analisa data menunjukkan ada tujuh faktor resiko utama yang berpengaruh terhadap kinerja waktu pelaksanaan konstruksi gedung secara swakelola pada proyek pembangunan RKB sekolah di Bukittinggi, yaitu : Kemampuan dan kecakapan pelaksana, rangking 1 (14.168%); Singkatnya waktu pekerjaan, rangking 2 (13.562%); Manajemen proyek yang kurang pengalaman, rangking 3 (12.529%); Perpajakan, rangking 4 (11.230%); Gangguan cuaca, rangking 5 (11.046%); Tenaga kerja dan produktifitas peralatan, rangking 6 (11.039%); dan Perkiraan Bill of Quantity yang kurang akurat, rangking 7 (10.314%). Dari analisa korelasi nonparametris didapat bahwa faktor resiko berkorelasi dengan kinerja waktu yang dapat menurunkan kinerja waktu proyek. Kata kunci : Faktor-Faktor Resiko, Kinerja Waktu , dan Proyek Swakelola PENDAHULUAN Proyek konstruksi memiliki sejumlah resiko yang bervariatif, terutama pada proyek swakelola dengan melibatkan banyak pihak, dan memakai berbagai macam sumberdaya, serta menghadapi banyak masalah ketidakpastian dan resiko, jika terjadi dapat mengurangi kerugian waktu yang dapat menjadikan proyek tertunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor resiko yang mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan konstruksi gedung secara swakelola pada proyek pembangunan RKB sekolah METODE PENELITIAN Survei pada penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan RKB sekolah yang dilaksanakan secara swakelola dibangun di kota Bukittinggi. Kajian akan dilakukan pada proyek pembangunan RKB sekolah yang bersumber dari dana DAK tahun 2018 Objek penelitian difokuskan pada faktor- faktor resiko yang mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan konstruksi pada proyek pembangunan RKB sekolah secara swakelola. Subjek pada penelitian ini adalah 5 orang pakar (ahli) yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan proyek pengembangan gedung sekolah terutama gedung sekolah yang dikerjakan secara swakelola dan responden terdiri dari stakholder yaitu Owner (kepala sekolah), pelaksana proyek (Tim Pembangunan) dan Perencana/Pengawas proyek (Tim Perencana & Pengawas) Metode Pengumpulan Data Data yang dikumpulkan adalah berupa data sekunder dan data primer. Data Sekunder Data sekunder berupa dokumen surat