346 SOSIETAS, VOL. 7, NO. 1, 2017 TUGAS DAN FUNGSI PESANTREN DI ERA MODERN Nenden Maesaroh, Yani Achdiani Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr.Setiabudi 229 Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia Email: nendenmaesaroh@gmail.com Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya modernisasi yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Najaahaan yang semula berkonsep pesantren tradisional, saat ini sedang mengalami perubahan secara bertahap menjadi pesantren modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tugas dan fungsi pesantren di era modern. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode studi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, studi literatur dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak pengelola pesantren, santri, dan masyarakat di sekitar pesantren. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tugas pesantren di era modern adalah mempertahankan eksistensi dan fungsinya saat ini selain sebagai lembaga pendidikan ilmu agama serta penjaga nilai-nilai dan norma keagamaan masyarakat, salah satu cara mempertahankan eksistensi pesantren saat ini juga dengan menyelenggarakan pendidikan formal. Sedangkan fungsi pesantren secara umum adalah menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim yang dapat berperan aktif di dalam lingkungan masyarakat modern saat ini melalui fungsi pendidikan, religi, sosial serta penambahan fungsi ekonomi pada pesantren. Kata kunci: fungsi, tujuan, modernisasi pesantren 1 PENDAHULUAN Seiring perkembangan zaman proses modernisasi terjadi hampir pada se-luruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk modernisasi yang terjadi pada lembaga pendidikan pesantren terutama pesantren tradisional (salafi) yang semakin banyak mengalami pe-rubahan kearah modern. Modernisasi pesantren terjadi pada aspek fisik dan non fisik seperti tugas dan fungsinya di era modern. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Damopolii (2011, hlm.65) bahwa orientasi utama pesantren salafi hanya memberikan layanan dalam kajian agama Islam atau taffaqquh fi al-din kepada santrinya, orientasi ini teralu sempit karena tidak responsif terhadap dinamika masyarakat yang terus ber-gerak maju. Dapat dipahami bahwa saat ini banyak dari pesantren salafi yang secara bertahap memberi respon terhadap tuntutan kebutuhan masyarakat. Bentuk respon pesantren ter-hadap dinamika dan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut di-jelaskan oleh Husni Rahim (2001, hlm.190-191) yang ber pendapat bahwa pada akhirnya pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu-ilmu agama saja, tetapi juga mengajarkan ilmu-ilmu umum. Hal ini terbukti dengan banyaknya pesantren yang menye- lenggarakan pendidikan sekolah di-samping pendidikan madrasah. Salah satu pesantren yang meng alami modernisasi konsep pesantren ini adalah pesantren Najaahaan, yang kini selain menyelenggarakan pen-didikan ilmu keagamaan tetapi juga menyelenggarakan pendidikan fomal dengan mendirikan SDIT dan SMPIT Najaahaan. Zamroni (1998, hlm.123) mengungkapkan bahwa proses mod-ernisasi yang terjadi di masyarakat membawa dampak terhadap pengaruh orang tua atas pilihan pekerjaan anak. Pada masyarakat tradisional pengaruh orang tua ter-hadap pilihan-pilihan pekerjaan anak sangat besar dan lagi pilihan peker-jaan anak masih terbatas. Pada masyarakat lebih modern pilihan orang tua terhadap pekerjaan anak cenderung rendah, hal ini karena anak memiliki berbagai pilihan peker-jaan dan tingkat pendidikan tinggi. Tetapi pada masyarakat yang sangat modern kembali pengaruh orang tua terhadap pilihan pekerjaan anak besar atau kuat, karena saingan untuk mendapatkan pekerjaaan semakin banyak. Pesantren harus mampu menyiapkan sumber daya dan sumber dana untuk membangun fasilitas yang men-cukupi kegiatan operasional pesantren, agar pesantren dapat ber-peran total menjadi sebuah lembaga pendidikan bagi masyarakat baik dari segi keilmuan agama maupun pen-didikan formal. Sebab hal ini se-bagaimana dijelaskan oleh Nanang Fatah (2002, hlm.89) sebagai berikut : Upaya perluasan dan persebaran kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan, khususnya pendidikan