At-Taqaddum http://journal.walisongo.ac.id/index.php/attaqaddum/index DOI: http://dx.doi.org/10.21580/at.v12i2.6449 183 | Page Analisis Market Share Perbankan Syariah di Indonesia Ahmad Rifqi Hidayat, Aidha Trisanty Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta *Correspondence address: aidha.trisanty@uii.ac.id Pendahuluan Bank Syariah lahir di Indonesia setelah dikeluarkannya Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang bank berdasarkan prinsip bagi hasil, yang kemudian direvisi dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 dalam bentuk sebuah bank yang beroperasi dengan prinsip syariah yang ISSN: 1979-4703 (p) ISSN: 2527-9726 (e) Keywords: Market Share, Perbankan Syariah, Indonesia A B S T R A C T The majority of Indonesia's population is Muslim. Ideally, the development of Islamic banking in Indonesia runs significantly, but the facts show that the market share of Islamic banks is still relatively small. This article aims to analyze the market share of Islamic banking in Indonesia. This study uses a descriptive quantitative approach. The data collection method used is the non-communication method, namely in the form of observation, literature review and experimentation through secondary data. Based on the results of the analysis and discussion, it shows that the market share of Islamic banking in Indonesia is still relatively low. The factors causing the low market share of Islamic banks and the improvement strategy are focused on three sides: Islamic banks' internal elements, aspects of government, regulators, and characteristics of society. In the future, there is a need for strategic steps from all parties to increase the market share of Islamic Banking in Indonesia. A B S T R A K Penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam, idealnya perkembangan perbankan syariah di Indonesia berjalan signifikan. Namun demikan, fakta menunjukkan bahwa pangsa pasar bank syariah masih relative kecil. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis market share Perbankan Syariah di Indonesia. Studi ini menggugnakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah non communication method, yakni berupa observasi, kajian literatur dan eksperimen melalui penggunaan data sekunder. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa market share Perbankan Syariah di Indonesia masih cukup rendah. Faktor penyebab rendahnya market share Bank Syariah dan strategi pengingkatan difokuskan pada tiga sisi yaitu berdasar elemen internal bank syariah, elemen pemerintah, regulator, dan elemen masyarakat. Kedepan, perlu adanya langkah strategis dari semua pihak untuk meningkatkan market share Perbankan Syariah di Indonesia.