47 STUDI PUSTAKA Efek pemakaian bisphosphonate pada pergerakan gigi ortodonti Dini Anggraini* dan Haru Setyo Anggani** *Program Studi Spesialis Ortodonsi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia **Departemen Ortodonsi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia *Jl Salemba Raya No. 4 Jakarta, Indonesia; e-mail: dinianggraini183@yahoo.com ABSTRAK Pergerakan gigi penjangkaran yang tidak diinginkan atau relaps gigi-geligi paska perawatan ortodonti, merupakan salah satu efek samping yang tidak diharapkan. Berbagai alat mekanik ortodonti telah digunakan guna mencegah hilangnya penjangkaran, baik alat ekstra oral dan intra oral. Namun, pada penggunaan alat-alat ini masih dijumpai kehilangan penjangkaran dan menimbulkan efek-efek samping seperti resorpsi akar, lesi white spot, karies, gingivitis dan sebagainya.Selain alat mekanik, agen farmakologi juga potensial untuk menyediakan penjangkaran. Agen farmakologi terbaru yang dapat menghambat pergerakan gigi ortodonti adalah Bisphosphonate. Penulis melakukan studi literatur ini guna mengetahui lebih jauh tentang senyawa Bisphosphonate dan efek farmakodinamik serta farmakokinetiknya sehingga mungkin dapat dijadikan sebagai agen farmakologi guna menghambat pergerakan gigi ortodonti. Hasil penelusuran pada berbagai pustaka menunjukkan bahwa Bisphosphosphonate dapat menghambat pergerakan gigi ortodonti. Temuan ini membuka peluang penggunaan Bisphosphonate guna menambah sifat penjangkaran pada perawatan ortodonsi. Namun perlu penelitian lebih lanjut, agar senyawa ini dapat digunakan secara klinik untuk menghambat pergerakan gigi ortodonti. Kata kunci: bisphosphonate, perawatan ortodonti, pergerakan gigi ABSTRACT: Effect of bisphosphonate administrations on orthodontic tooth movement. Undesirable movement of anchorage tooth or dental relapse of the moved tooth to its initial position after orthodontic treatment are the some unexpected side effects. Various mechanical appliances have been used to prevent anchorage loss, both extra oral and intra oral appliance. However, even with the use of all of these appliances, anchorage loss and other unexpected side effects such as root resorption, white spot lesion, caries, gingivitis, etc were still can be found. Besides mechanical appliances, pharmacological agent also has potential to provide anchorage. The most recent pharmacological agent that can prevent orthodontic tooth movement is Bisphosphonate. The author conduct this literature study in order to have further understanding about bisphosphonate and its pharmacodynamics and pharmacokinetics effects as pharmacological agent to hamper orthodontic tooth movements. Literature studies from numerous references show that Bisphosphonate can prevent orthodontic tooth movement.This finding opens the opportunity of Bisphosphonate administration in order to increase anchorage properties during orthodontic treatment. However, the use of Bisphosphonate clinically to prevent orthodontic tooth movement still require further research. Keywords: bisphosphonate, orthodontic treatment, tooth movement PENDAHULUAN Mekanoterapi perawatan ortodonti menyangkut juga fungsi penjangkaran dan fungsi penjangkaran adalah suatu hal yang penting. Merupakan suatu tantangan untuk menghasilkan suatu sistem gaya ortodonti yang dapat memaksimalkan pergerakan gigi yang diinginkan tanpa kehilangan penjangkaran. Beberapa ahli telah mengajukan berbagai alat mekanik untuk mencegah hilangnya penjangkaran baik alat intra oral atau ekstra oral. Akan tetapi masih sering terjadi kehilangan penjangkaran dan menimbulkan efek-efek samping seperti resorpsi akar, lesi white spot, karies, gingivitis dan sebagainya. 1,2,3,4,5 Dari beberapa penelitian, diketahui akan adanya agen farmakologi baru yang memberikan suatu inspirasi untukmendapatkan solusi guna menghambat pergerakan gigi penjangkaran yang tidak dikehendaki. Agen farmakologi ini adalah senyawa sintetis Bisphosphonate. Bisphosphonate merupakan inhibitor resorpsi tulang potensial yang sering digunakan untuk mengobati kelainan metabolisme tulang. 5,6 Penulis tertarik melakukan studi literatur lebih jauh mengenai Bisphosponate dan efek farmakodinamik serta farmakokinetiknya sehingga mungkin akan membuka peluang dikembangkannya senyawa ini sebagai cara menghambat pergerakan gigi penjangkaran secara local. CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM