JURNAL ILMIAH FIFO P-ISSN 2085-4315 / E-ISSN 2502-8332 Volume IX/No.2/November/2017 98 Protokol Routing pada VANET: Taksonomi dan Analisis Perbandingan antara DSR, AODV, dan TORA Rosida Nur Aziza 1 , Puji Catur Siswipraptini 2 , Rizqia Cahyaningtyas 3 123 Jurusan Teknik Informatika STT-PLN Jakarta Jl. Lingkar Luar, Duri, Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat 11750 e-mail : 1 rosida@sttpln.ac.id ABSTRAK VANET yang merupakan bagian dari MANET adalah teknologi yang memungkinkan komunikasi nirkabel antar berbagai kendaraan yang bergerak atau antara kendaraan dengan unit komunikasi yang terdapat di sepanjang jalan. VANET dikembangkan untuk mendukung ITS dalam meningkatkan keselamatandi jalan raya dan efisiensi lalu lntas. Jaringan ad-hoc ini juga dirancang untuk memungkinkan pertukaran pesan-pesan peringatan antar kendaraan untuk meningkatkan keselamatan penumpang dan informasi-informasi lain terkait dengan aplkasi dan layanan VANET. Untuk mewujudkan hal tersebut, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan supaya VANET dapat beroperasi denganbaik. Hal-hal tersebut antara lain masalah keterbatasan bandwidth, keamanan, skalabilitas, protokol kendali akses media (MAC) dan mekanisme routing. Ada beberapa karakteristik khusus dari VANET yang perlu diperhatikan oleh protokol routing, antara lain : mobilitas node yang tinggi, jumlah dan kepadatana node yang tidak tetap, dan topologi jaringan yang terus berubah. Diperlukan protokol routing tertentu untuk mewujudkan komunikasi yang handal, kontinyu dan tanpa batas antar node pada VANET. Secara garis besar, protokol routing pada VANET dikelompokkan menjadi dua: kelompok protokol yang berdasarkan posisi kendaraan dan kelompok yang berdasar pada topologi jaringan. Tulisan ini akan membahas mengenai protokol routing DSR, AODV, TORA dan menjelaskan bagaimana ketiga protokol reaktif ini menjalankan mekanisme routing pada VANET. Kelebihan dan kekurangan dari ketiga protokol tersebut juga akan dianalisis dengan didukung oleh beberapa hasil simulasi dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Kata kunci: VANET, protokol routing untuk VANET, DSR, AODV, TORA. 1. PENDAHULUAN Jaringan Ad-hoc Vehicular atau VANET (Vehicular Ad-hoc Network) adalah jaringan dengan node-node berupa kendaraan-kendaraan yang mobile. Kendaraan tersebut dapat berkomunikasi dengan kendaraan lainnya, maupun dengan berbagai piranti komunikasi yang ada di sepanjang jalan raya. VANET ini merupakan bagian dari MANET (Mobile AD-hoc Network), namun node-node pada VANET memiliki tingkat mobilitas yang lebih tinggi. VANET, secara garis besar, tersusun dari dua bagian yaitu bagian yang mobile dan bagian yang tetap. Kelompok yang pertama meliputi kendaraan dan berbagai alat komunikasi mobile, termasuk piranti navigasi. Bagian kedua adalah piranti-piranti pendukung komunikasi VANET, yang dapat berupa titik akses, gateaway, dan lain sebagainya. Titik akses pada VANET dikenal dengan istilah Road Side Unit (RSU). RSU ditempatkan di lokasi-lokasi strategis di sepanjang jalan, misalkan di persimpangan jalan atau pada lampu lalu lintas. Berdasarkan referensi dari C2C-CC (Car2Car-Communication Contortium), setiap kendaraan yang menjadi bagian atau node dari VANET dilengkapi dengan teknologi khusus yang dikenal sebagai On Board Unit (OBU) dan Application Unit (AU). OBU bertindak sebagai terminal sekaligus router wireless. Dalam jaringan vehicular ini, OBU dapat dianggap sebagai node yang bergerak dan RSU adalah node yang diam (Liang et al, 2015). Adapun contoh arsitektur dari VANET menurut referensi C2C-CC (Car-2-Car Communication Consortium) ditunjukkan pada Gambar 1. Gambar 1 Arsitektur VANET berdasar C2C-CC