Jurnal Ecopsy, Volume Nomor 2, Agustus 2018 http://dx.doi.org/10.20527/ecopsy.v5i2.5182 68 KEKUATAN KARAKTER NARAPIDANA DI LAPAS KLAS IIA MUARO PADANG CHARACTER STRENGTH OF PRISONERS' AT LAPAS KLAS IIA MUARO PADANG Dwi Puspasari * , Fitria Rahmi Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Jl. Perintis Kemerdekaan, Sawahan Timur, Padang Timur, Jati, Kota Padang, Sumatera Barat, 25171, Indonesia *E-mail: dwi.puspasari@ymail.com ABSTRAK Selama menjalani masa hukuman, narapidana akan dihadapkan pada berbagai permasalahan baik dari dalam ataupun luar dirinya. Salah satu hal yang dapat beperan mendorong narapidana untuk dapat menjalani masa hukuman dengan lebih baik adalah adanya kekuatan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kekuatan karakter narapidana di Lapas Klas IIA Muaro Padang. Kekuatan karakter merupakan sifat-sifat positif yang ada pada individu yang direfleksikan dalam pikiran, perasaan, dan perilaku yang dapat diarahkan untuk dapat mencapai kehidupan yang lebih positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 156 narapidana yang ada di Lapas Klas IIA Muaro Padang. Alat pengumpul data yang digunakan berupa kuesioner kekuatan karakter yang diadaptasi dari alat ukur The Values in Action Inventory of Strengths (VIA-IS) yang terdiri dari 24 karakter dan berjumlah 240 soal pernyataan. Reliabilitas uji terpakai alat ukur kekuatan karakter ini sebesar 0.933. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum narapidana di Lapas Klas IIA Muaro Padang memiliki penghargaan yang tinggi terhadap dimensi kekuatan karakter. Karakter yang dominan adalah equity, kindness, forgiveness, spirituality dan industry. Hal yang perlu mendapatkan perhatian adalah karakter humor dan belajar yang masih rendah dibandingkan dengan karakter yang lain. Kata Kunci : Narapidana; kekuatan karakter; karakter positif ABSTRACT During serving time, prisoners will be exposed to various problems either from the outside or from within themselves. One of the factors that can encourage prisoners to be able to serve the sentence better is character strengths. This study aims to provide a picture of prisoners' character strength at Lapas Klas IIA Muaro Padang. Character Strengths is the positive traits that exist in the individual that is reflected in thoughts, feelings, and behaviors that can be directed to achieve a more positive life. This research is quantitative descriptive with subject as many as 156 prisoners in Lapas Klas IIA Muaro Padang. The primary data collection tool is a character-force questionnaire adapted from the Values in Action Inventory of Strengths (VIA-IS) by Peterson and Seligman (2004), which consists of 24 characters and 240 statements. Reliability test used gauge of this character strength of 0.933. Data analysis was performed using descriptive statistics with the help of SPSS 16.0 for windows program. The results show that in general, prisoners in Lapas Klas IIA Muaro Padang have high appreciation for character strengths dimension. The dominant character is equity, kindness, forgiveness, spirituality and industry. The thing to get attention is the character of humor and love of learning that is still low compare to other characters. Key Word : Prisoner; character strengths; positive character "Narapidana juga manusia," demikian ditulis Coyle (2002) dalam A Human Rights Approach to Prison Management terbitan International Center for Prison Studies. Pada Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 Pasal 12 ayat (1), menyatakan bahwa dalam rangka pembinaan terhadap Narapidana di Lapas dilakukan penggolongan atas dasar : (a) umur; (b) jenis kelamin; (c) lama pidana yang dijatuhkan, (d) jenis kejahatan dan (e) kriteria lainnya sesuai dengan kebutuhan atau perkembangan pembinaan. Narapidana merupakan individu yang harus menjalani masa hukuman yang diberikan padanya dalam