J. Sains dan Teknologi Pangan Vol. 6, No. 3, P. 3947-3954 Th. 2021 3947 | Page J. Sains dan Teknologi Pangan (JSTP) ISSN : 2527-6271 2021 KAJIAN TEKNOLOGI PRODUKSI BIODEGRADABLE FOAM BERBASIS PATI DAN SELULOSA SEBAGAI KEMASAN RAMAH LINGKUNGAN : STUDI PUSTAKA [Study of Cellulose and Starch-Based Biodegradable Foam Production Technology as Environmentally-Friendly Packaging Materials: A Review] Felga Zulfia Rasdiana 1* , Cesar Welya Refdi 1 1 Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas, Padang *Email: felgazulfiarasdiana@gmail.com (Telp: +6281266634280) Diterima tanggal 18 Mei 2021 Disetujui tanggal 30 Mei 2021 ABSTRACT Biodegradable foam is an alternative to styrofoam packaging which is not environmentally friendly and harmful to health. Various sources of starch are widely available in nature which can be used as raw material for making biodegradable foam. Several researchers found that many types of starch can be used as the main material for making biodegradable foam, including cassava starch, corn starch, sago starch, durian seed starch, jackfruit seed starch, avocado seed starch, and banana weevil starch. The production methods used in several studies include thermopressing, baking process, microwave-assisted molding, and extrusion. Biodegradable foam based on starch is brittle, sensitive to water, and requires additional treatment to increase strength, flexibility, and water resistance to be commercially applied. The purpose of this article was to provide information on the production of biodegradable foam from various types of starch and cellulose. Based on the results of the analysis, the characteristics of biodegradable foam using the baking process method and modified sago starch resulted in better water absorption values compared to other types of starch and production methods. Keywords: Biodegradable foam, biofoam characteristics, manufacturing method, starch ABSTRAK Biodegradable foam merupakan alternatif pengganti kemasan styrofoam yang tidak ramah lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan. Berbagai sumber pati banyak tersedia di alam yang dapat dijadikan bahan baku pembuat biodegradable foam. Beberapa peneliti menemukan bahwa banyak jenis pati yang dapat digunakan sebagai bahan utama pembuatan biodegradable foam, diantaranya yaitu pati singkong, pati jagung, pati sagu, pati biji durian, pati biji nangka, pati biji alpukat, dan pati bonggol pisang. Metode pembuatan yang digunakan dari beberapa penelitian yang telah dilakukan yaitu thermopressing, baking process, microwave assisted moulding, dan ekstrusi. Biodegradable foam berbahan dasar pati mempunyai sifat rapuh, sensitif terhadap air dan membutuhkan tambahan perlakuan untuk meningkatkan kekuatan, fleksibilitas dan ketahanan terhadap air agar dapat diaplikasikan secara komersial. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pembuatan biodegradable foam dari berbagai jenis pati dan selulosa. Berdasarkan hasil analisis, karakteristik biodegradable foam dengan metode baking process dan bahan pati sagu termodifikasi menghasilkan nilai daya serap air yang lebih baik dibandingkan jenis pati dan metode pembuatan lain. Kata kunci: Biodegradable foam, karakteristik biofoam, metode pembuatan, pati