174 J Med Sci, Volume 46, No. 4, December: 174-183 J Med Sci Volume 46, No. 4, December 2014: 174-183 * corresponding author: cristi dianamambo@gmail.com Sedative hypnotics use as the risk factor for fall incidents on geriatric patients Christi Mambo 1 Jarir At Thobari 2 , Woro Rukmi Pratiwi 2 1 Department of Pharmacology and Therapy, Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi, Manado, 2 Department of Pharmacology and Therapy, Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia ABSTRACT Fall incident is one of geriatric syndromes that cause an increasing public health burden worldwide. The risk factors for falls incidents on geriatric patients have been identified included medication use. Benzodiazepine is a sedative hypnotic that found to be associated with an increase fall incidents. The aim of the study was to evaluate the influence of sedative hypnotics on the risk of fall incidents on geriatric patients. This was an observational study using cohort design involving 188 eligible geriatric patients comprising 94 patients who take sedative hypnotics and 94 patients who not. All pasients then underwent a test for functional mobility and fall risk using timed “up & go” test (TUG). The subjects who take ≤ 20 seconds to complete the TUG was considered to have low risk for fall incidents, whereas those who take >20 seconds was considered to have high risk for fall incidents. The results showed that the use of sedative hypnotics, sex, and number of drugs taken were associated with fall incidents on geriatric patients. Geriatric patients who use sedative hypnotics were 2.41 times higher at risk of fall incidents than those who not use sedative hypnotics (95%CI;1.12-5.17; p=0.023). Geriatric patients who take alprazolam were 2.78 times higher at risk of fall incidents compared to those who not take (95% CI: 1.49-5.19; p=0.028). Furthermore, female geriatric patients were 3.29 times higher at risk of fall incidents compared to male geriatic patients (95%CI: 1.58-6.88; p=0.001) and the use of ≥ 4 kinds of drugs were 2.76 times higher at risk of fall incidents compared to the use of <4 kinds of drugs (95%CI:1.21-6.29; p=0.015). In conclusion, sedative hypnotics is found to be a risk factor for fall incidents on geriatric patients. ABSTRAK Roboh adalah salah satu sindrom usia lanjut yang menyebabkan kenaikan beban kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Faktor risiko roboh pada usia lanjut telah diidentifikasi termasuk penggunaan obat. Benzodiazepin termasuk golongan sedatif hipnotik yang terbukti berkaitan dengan kenaikan kejadian roboh. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh sedatif hipnotik terhadap risiko roboh pada pasien usia lanjut. Penelitian ini adalah penelitian observasional menggunakan rancangan kohort yang melibatkan 188 pasien usia lanjut yang memenuhi persyaratan. Pasien terdiri dari 94 orang yang menggunakan sedatif hipnotik dan 94 orang yang tidak menggunakan sedatif hipnotik. Semua subjek selanjutnya menjalani uji mobilitas fungsional atau risiko jatuh menggunakan tes “up & go” (TUG). Subjek yang memerlukan waktu ≤ 20 detik untuk menyelesaikan TUG diperkirakan mempunyai risiko roboh rendah, sedangkan subjek yang memerlukan waktu >20 detik diperkirakan mempunyai risiko roboh tinggi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan sedatif hipnotik, jenis kelamin, jumlah macam obat yang digunakan berhubungan dengan kejadian roboh pada usia lanjut. Pasien usia lanjut yang menggunakan sedatif hipnotik mempunyai risiko jatuh 2,41 kali lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan (95%CI:1,12-5,17; p=0,023). Pasien usia lanjut yang menggunakan alprazolam berisiko jatuh 2,78 lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan (95% CI: 1,49-5,19; p=0,028). Selain itu pasien wanita berisiko jatuh 3,29 kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki (95%CI: 1,58-6,88; p=0,001), penggunaan ≥ 4 macam obat berisiko jatuh 2,76 kali lebih tinggi dibandingkan penggunaan <4 macam obat (95%CI:1,21-6,29;