Mozaik Humaniora DOI 10.20473/mozaik.v20i2.22901 Vol 20 (2): 219-235 © Titien Diah Soelistyarini, Nuril Rahayu, Ridha Dinauri Nuswantari (2020) 219 Open acces under CC BY-SA license Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License Institutional Racism and Black Resistance as Portrayed through Images and Narratives in American Graphic Novels (Potret Rasisme Institusional dan Resistensi Kaum Kulit Hitam dalam Novel Grafis Amerika) Titien Diah Soelistyarini Nuril Rinahayu Ridha Dinauri Nuswantari Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Airlangga Jalan Dharmawangsa Dalam, Surabaya 60286 Tel.: +62(31)503565 Surel: titien.soelistyarini@fib.unair.ac.id Diterima: 30 Oktober 2020 Direvisi: 15 November 2020 Disetujui: 22 November 2020 Abstrak Studi ini bertujuan membahas rasisme institusional dan resistensi kaum kulit hitam di Amerika Serikat sebagaimana tergambar melalui gambar dan narasi dalam dua novel grafis Amerika karya Octavia E.Butler yang berjudul Kindred: A Graphic Novel Adaptation dan John Lewis yang berjudul March: Book Three. Kedua novel grafis berbeda dalam menggambarkan penindasan dan resistensi orang Amerika keturunan Afrika terhadap rasisme institusional. Selama berabad-abad diskriminasi dan ketidakadilan ras telah membuat orang Amerika keturunan Afrika berjuang melawan ketidaksetaraan ras. Meskipun demikian, perjuangan mereka tidaklah mudah karena rasisme terhadap kaum minoritas ini telah terlembaga. Dengan kata lain, segala jenis penindasan kulit putih yang meminggirkan, mendiskriminasi, dan mengasingkan orang Amerika keturunan Afrika tertanam kuat di dalam institusi formal, antara lain dalam bidang hukum, pendidikan, sosial dan politik. Studi ini menerapkan kritik Afrika-Amerika untuk mengungkap rasisme dan resistensi kaum kulit hitam dalam kedua novel grafis berdasarkan teori rasisme sistemik dan rasisme institusional dari Feagin dan Better. Karena penelitian ini berfokus pada novel grafis, analisis dilakukan terhadap unsur naratif dan non-naratif dalam novel grafis untuk memaknai penanda seperti kata-kata yang mendapat penekanan dan ekspresi wajah. Studi ini mengungkapkan bahwa orang kulit putih berhasil menindas orang Amerika keturunan Afrika selama berabad-abad karena adanya kerangka ras kulit putih beserta ideologi rasismenya yang memaksakan sistem segregasi. Temuan ini juga menunjukkan bahwa hanya dengan memberdayakan diri mereka sendiri, orang Amerika keturunan Afrika mampu melawan rasisme institusional demi mendapatkan kebebasan dan persamaan hak. Kata kunci: Kindred, March Book 3, rasisme institusional, resistensi kaum kulit hitam, segregasi