KHAZANAH MULTIDISIPLIN VOL 3 NO 1 2022 https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kl 21 DUAL-EARNER FAMILY DALAM PANDANGAN MASYARAKAT DAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN ISLAM Rini Sulastri Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Email : rinisulastri10@uinsgd.ac.id Diterima : 26 January 2021, Revisi : 20 May 2021 Disetujui : 30 Juny 2021 ABSTRAK Istri bekerja di sektor publik dan mendapatkan penghasilan, telah merubah pemahaman masyarakat tentang traditional earner menjadi dual earner family. Artikel ini bertujuan untuk memotret fenomena dual earner family dari sudut pandang masyarakat dan pemahaman keagamaan Islam. Melalui literatur study, peneliti mengumpulkan artikel dari google scholar yang diterbitkan tahun 2017-2021 sesuai dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap dual earner family yaitu masih terdapat pemahaman traditional earner bahwa suami sebagai pencari nafkah keluarga; terdapat dukungan dari masyarakat dan keluarga pada seorang istri yang bekerja yang menimbulkan rasa nyaman; beban ganda perempuan dan konflik dalam keluarga sebagai konsekuensi dari dual earner family. Dual earner family dalam pandangan Islam yaitu istri yang bekerja tidak bertentangan dengan hukum Islam; Islam memperbolehkan istri bekerja untuk membantu suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga; Istri yang bekerja tentunya mendapatkan haknya menurut Islam. Kata kunci: Dual earner family, Istri bekerja, Kebutuhan, Nafkah ABSTRACT A wife works in a public sector and earns an income, has changed the society’sparadigm about the traditional earner into a dual earner family.This article aims atfiguring out the phenomenonof dual earner family from the society’s point of view and Islamic religious’ understanding. Through the study of literature, the researcher collectsvarious articles from Google Scholar published during 2017-2021 based on the research theme.The results of the present researchshowed that the society’sparadigmtowards a dual earner family isstill a traditional earner understandingat whicha husband officially actsas the breadwinner of the family; there are supports from the family and the society towards a working wife whorise comfortable feelings; a woman’s double responsibilities and a family’s conflictare regarded as the consequence froma dual earner family.A dual earner family in Islam’s point of view is a wife who works not to againstthe Islamic law; Islam allows a wife to work for the purpose toassist her husband in fulfilling the family’s needs; according to Islam, a working wife certainly gains her rights. Keywords: dual earner family, working wife, necessity, livelihood PENDAHULUAN Setiap masyarakat memiliki pemahaman yang berbeda tentang peran gender, hal ini dipengaruhi budaya patriarhki atau matriarkhi.