Jurnal Teologi Berita Hidup, Vol 1, No 1, September 2018
Copyright© 2018; Jurnal Teologi Berita Hidup, ISSN 2654-5691| 57
Roh Kudus dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kristen Mewujudkan
Pengajaran Kristen yang Mengandung Nilai Kekal
Hardi Budiyana
Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup
hardibudiyana@gmail.com
Abstrak
Perkembangan kebudayaan masa kini, termasuk bidang pendidikan, cenderung mengarah
kepada kebangkitan agama (spiritualitas). Ini merupakan trend global yang berkembang
pesat setelah era tahun 1990-an. Agama yang diminati sekarang adalah agama yang
menekankan dimensi spiritualitas, yaitu pengalaman-pengalaman yang bersifat
supranatural. Dalam dunia pendidikan sekarang, spiritualisme sering dipakai untuk
mensuport metode-metode pembelajaran. Sebagai contoh adalah pemakaian metode-
metode pembelajaran meditatif dan spiritualistik gerakan Abad Baru (New Age Movement).
Sementara itu, spiritualitas juga menjadi trend dalam berkembangan kekristenan masa kini.
Gerakan Karismatik berkembang mendunia. Aliran ini menekankan pentingnya
pengalaman-pengalaman supranatural dalam pertumbuhan rohani. Proses pembelajaran
Firman Tuhan, juga diyakini sebagai proses supranatural. Faktor Roh Kudus diyakini
merasuki semua bidang pelayanan, termasuk pelayanan pendidikan. Timbullah banyak
persoalan mengenai bagaimana peran Roh Kudus dalam pendidikan Kristen, khususnya
pembelajaran. Kelompok Karismatik ekstrim meyakini dominasi pekerjaan Roh Kudus
dalam segala aspek kehidupan dan pelayanan Kristen. Dalam kotbah – termasuk
pengajaran Alkitab lainnya – Roh Kudus diyakini sebagai Pribadi yang memberi campur
tangan sampai pada detil-detil kegiatan belajar. Pada prinsipnya, Roh Kudus bekerja dalam
kehidupan dan pelayanan orang percaya. Pertumbuhan rohani Kristen merupakan karya
Roh Kudus, mulai dari proses kelahiran baru oleh Roh Kudus, pendiaman oleh Roh Kudus,
dan proses dipenuhi oleh Roh Kudus. Setiap pelayanan Kristen juga merupakan kegiatan
yang dilakukan oleh karena pimpinan dan kekuatan dari Roh Kudus.
Faktor Roh Kudus tidak boleh dilupakan dalam proses pembelajaran Kristen. Roh Kudus
adalah representasi Kristus yang berkarya secara supranatural sebagai Guru Agung dalam
proses pembelajaran. Roh Kudus yang telah mewahyukan bahan ajar (Alkitab) itu kini
turut bekerja dalam proses pembelajaran untuk memberi penerangan (iluminasi) sehingga
guru bisa mengajar dengan baik dan murid bisa belajar dengan baik pula. Roy B. Zuck
memandang begitu pentingnya peran Roh Kudus sehingga tanpa Dia, pembelajaran tidak
akan efektif (bahkan menjadi cenderung sekuler) walaupun ada guru dan bahan ajar berupa
Alkitab.
Roh Kudus dan pembelajaran dalam Pendidikan Kristen (PAK) mempunyai korelasi yang
sangat kuat. Keberadaan dan peran Roh Kudus dalam PAK merupakan ciri pembeda PAK
dibanding dengan pembelajaran sekuler. Namun, hal itu bukan berarti PAK merupakan
proses pembelajaran yang total supranatural. PAK merupakan sebuah pembelajaran
kontemporer yang berdimensi supranatural. Peran Roh Kudus yang merupakan
representasi Kristus dalam PAK adalah sebagai Guru Agung. Pembelajaran dalam PAK
ditangani secara tim oleh Roh Kudus dan guru PAK. Baik guru PAK maupun murid PAK
sama-sama harus bergantung dalam pimpinan iluminatif dari Roh Kudus. Peran Roh
Kudus juga dinyatakan dalam kasih karunia yang Dia berikan untuk meningkatkan
Vol 1, No 1, September 2018; (57-77)
ISSN 2654-5691 (online)
Available at: e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh