139 Pengembangan Kemampuan Matematis ITQAN, Vol. 11, No.2, Jul-Des 2020 PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SD DENGAN DIDACTICAL ENGINEERING Oleh: Riandi Marisa 1 , Sarah Fazilla 2 1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Almuslim 2 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, IAIN Lhokseumawe Corresponding Email: 1 riandy_marisa@yahoo.co.id ABSTRACT Various studies, both at international and national levels, revealed that elementary school students' problem solving ability was still very low. In fact, the ability to solve problems is part of human nature created by reason, because in principle no human being does not think. Students' potential is very possible to develop in students if the teacher as a bridge of knowledge really masters the learning method and recognizes students' character in learning mathematics properly. Therefore, in this study tried to apply learning strategy using Didactical Engineerering (DE), as a basis for developing problem solving abilities of elementary students. The hope is that learning by using DE has implications for developing pedagogic science that is needed by teachers, especially elementary school teachers. Keywords: Elementary Students, Mathematical problem solving abilities, and Didactical Engineering. ABSTRAK Berbagai penelitian, baik di tingkat internasional maupun nasional, mengungkapkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar masih sangat rendah. Padahal, kemampuan memecahkan masalah merupakan bagian dari kodrat manusia yang diciptakan oleh nalar, karena pada prinsipnya tidak ada manusia yang tidak berpikir. Potensi siswa sangat mungkin berkembang pada diri siswa jika guru sebagai jembatan pengetahuan benar-benar menguasai metode pembelajaran dan mengenali karakter siswa dalam pembelajaran matematika dengan baik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini mencoba menerapkan strategi pembelajaran menggunakan Didactical Engineerering (DE), sebagai dasar untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa SD. Harapannya, pembelajaran menggunakan DE dapat berimplikasi pada pengembangan