Jurnal Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) p-ISSN 2714-9021 Volume 3, No 1, Juni 2021, pp 25-29 e-ISSN 2714-9013 25 Perencanaan Peningkatan Tebal Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Petuk (STA 15+050 STA 15+500) Kec. Penfui Kota Kupang Menggunakan Metode Bina Marga 2017 Pandji Thoha S. Balido 1) , Sri Wiwoho Mudjanarko 2) *, Hendramawat Aski Safarizki 3) 1 )2) Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Narotama Surabaya Jl. Arif Rahman Hakim 51 Surabaya. Email: tohapanji@gmail.com, sri.wiwoho@narotama.ac.id 3) Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, Jl. Letjen Sudjono Humardhani, No.1, Jombor, Sukoharjo; Telp. 0271-593156. Email: hendra.mawat@gmail.com Abstrak Perkerasan lentur (flexible pavement) adalah sistem perkerasan jalan dimana konstruksi terdiri dari beberapa lapisan. Tiap-tiap lapisan perkerasan pada umumnya menggunakan bahan maupun persyaratan yang berbeda sesuai dengan fungsinya yaitu, menyebarkan roda kendaraan sedemikian rupa sehingga dapat ditahan oleh tanah dasar. Aspal sebagai bahan pengikat merupakan material penting dalam konstruksi perkerasan jalan. Perkerasan jalan di Indonesia sebagian besar menggunakan aspal minyak dengan Penetrasi 60/70. Akan tetapi penggunaan aspal konvensional masih memiliki kelemahan, salah satunya adalah perkerasan jalan tidak mampu menahan beban lalu lintas berlebih dan temperatur tinggi. Penggunaan Asbuton modifikasi (Retona) diharapkan dapat mengatasi kelemahan aspal konvensional tersebut. Aspal Retona dikembangkan melalui proses penyulingan dan ekstraksi Asbuton guna mempertinggi kualitas aspal. Penelitian ini dilakukan di laboratorium PT. Alam Indah Cendana Lestari, Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja terhadap ruas jalan petuk. Perkerasan jalan tidak mampu menahan beban lalu lintas berlebih dan temperatur tinggi. Perencanaan perkerasan jalan ini adalah untuk mendapatkan tebal struktur perkerasan lentur dengan menggunakan metode Bina Marga 2017. Kata kunci: Perkerasan lentur, Analisis perkerasan, Perencanaan jalan. Abstract Flexible pavement is a road pavement system where the construction consists of several layers. Each layer of pavement generally uses different materials and requirements according to its function, namely, spreading the wheels of the vehicle in such a way that it can be held by the subgrade. Asphalt as a binder is an important material in road pavement construction. Most of the road pavements in Indonesia use oil asphalt with a Penetration of 60/70. However, the use of conventional asphalt still has weaknesses, one of which is the road pavement is not able to withstand excessive traffic loads and high temperatures. The use of modified Asbuton (Retona) is expected to overcome the weakness of conventional asphalt. Asphalt Retona was developed through the process of refining and extracting Asbuton in order to enhance the quality of the asphalt. This research was conducted in the laboratory of PT. Beautiful Nature Cendana Lestari, Kupang. This study aims to evaluate the performance of the Petuk road segment. Road pavement is not able to withstand excessive traffic loads and high temperatures. The design of this road pavement is to obtain the thickness of the flexible pavement structure using the 2017 Highways method. Keywords: Flexible pavement, Pavement analysis, Road planning. 1. PENDAHULUAN Transportasi adalah salah satu kebutuhan dan kepentingan keseluruhan manusia yang disebabkan oleh adanya suatu sistem pergerakan atau perpindahan obyek, baik berupa manusia ataupun barang dari suatu tempat asal ketempat perpindahan tujuan yang dikehendaki. Transportasi memegang peranan penting dalam pelaksanaan pembangunan dan pengembangan daerah disegala bidang, sehingga diperlukan suatu perencanaan jalan agar benar-benar berfungsi sebagai sarana transportasi (Pratama Yoga, 2017). Transportasi terdiri dari komponen lalulintas dan perkerasan jalan. Perkerasan jalan raya adalah bagian jalan raya yang diperkeras dengan lapis konstruksi tertentu, yang memiliki ketebalan, kekuatan, dan kekakuan, serta