Volume 2, Nomor 1, Juni 2022 ISSN 2809-6401 (p), 2809-0500 (e) http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsq DOI: 10.19109/jsq.v2i1.12206 Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Keindahan Iluminasi dan Kaligrafi Dalam Manuskrip Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto Amnah Nur Izzah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang amnahnurizzah08@gmail.com John Supriyanto Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang johnsupriyanto@radenfatah.ac.id Sulaiman M. Nur Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang sulaimanmnur@gmail.com Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bentuk ragam hias dan visual yang terdapat dalam Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto yang diprakarsai oleh keluarga bapak Soeharto untuk mengenang wafatnya Ibu Tien Soeharto. Dengan menggunakan metode filologi, dapat disimpulkan bahwa Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto mengandung relevansi dengan perkembangan mushaf al- Qur’an di Indonesia. Hal ini karena Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto merupakan mushaf pertama di Indonesia yang dibuat atas nama seorang wanita. Mushaf ini juga merupakan salah satu tanda bahwa negara Indonesia memiliki nilai keislaman yang tinggi. Proses pembuatan Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto sangat diperhatikan dengan ketat, sebagai upaya untuk menjaga keontetikan al-Qur’an agar tidak terdapat kesalahan dalam penulisan. Adanya relevansi Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto pada pekembangan mushaf dengan kaligrafi beriluminasi menampakkan bahwa seni budaya dan agama dapat bersanding bersamaan bila dipresentasikan dengan benar.. Kata kunci: Iluminasi, kaligrafi, Manuskrip, Mushaf Hj. Fatimah Abstract This article aims to determine the decorative and visual forms contained in the Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Suharto initiated by Suharto's family to commemorate the death of Tien Suharto's mother. By using the philological method, it can be concluded that Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Suharto contains relevance to the development of the Qur'anic manuscripts in Indonesia. This is because Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Suharto is the first manuscript in Indonesia made in the name of a woman. This manuscript is also a sign that Indonesia has a high Islamic value. The process of making Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Suharto is being watched closely, in an effort to maintain the authenticity of the Qur’an so that there are no errors in writing. The relevance of Mushaf Hj. Fatimah Siti Hartinah Suharto in the development of manuscripts with illuminated