Jurnal IPTA ISSN : 2338-8633 Vol. 3 No. 2, 2015 102 STRATEGI PEMASARAN PAKET INBOUND TOUR: STUDI KASUS DI PT. LOTUS ASIA TOURS JIMBARAN BALI Camelia Agatha Mahayu Putri I Putu Sudana I GPB. Sasrawan Mananda Email : cameliagatha@gmail.com PS. S1 Industri Perjalanan Wisata Fakultas Pariwisata UNUD ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan dan eksternal yaitu peluang dan ancaman dari PT. Lotus Asia Tours serta untuk mengetahui strategi yang dapat dilakukan pihak PT. Lotus Asia Tours untuk memasarkan paket inbound tour. Lokasi penelitian dilakukan di PT. Lotus Asia Tours yang terletak di Jl. By Pass Ngurah Rai No. 18, Jimbaran Bali.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi kepustakaan, studi dokumentasi dan didukung dengan daftar pertanyaan yang disebarkan kepada 60 informan. Daftar pertanyaan yang disebarkan berpedoman pada indikator marketing mix 7 P (product, price, place, promotion, physical evidence, people, process). Hasil data yang diperoleh lalu dianalisis dengan IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS ( External Factor Analysis Summary), selanjutnya untuk mengetahui posisi perusahaan digunakan matriks internal eksternal dan untuk mengetahui alternatif strategi digunakan matriks SWOT, sehingga dapat menciptakan strategi pemasaran baru serta mengembangkan program-program yang telah ada agar dapat diterapkan oleh PT. Lotus Asia Tours Jimbaran Bali. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total nilai rata-rata lingkungan internal yaitu sebesar 3,01 dan lingkungan eksternal yaitu sebesar 2,96, dapat diketahui bahwa posisi perusahaan berada di sel IV yang berarti stability strategy dimana strategi yang tetapkan tidak merubah arah strategi yang telah ada. Kata Kunci : Marketing mix, Inbound Tour. PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki beragam daya tarik dan pihak pemerintah secara serius memperhatikan perkembangan di sektor pariwisata, dapat dilihat dari beberapa tahun terakhir pemerintah Indonesia sedang mengembangkan serta mempromosikan kepariwisataan yang ada di Indonesia hingga ke mancanegara dengan adanya program pemerintah yaitu ”Wonderful Indonesia” yang dicanangkan pada akhir Januari 2011 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata waktu itu yang saat itu dijabat oleh Jero Wacik. Konsep Wonderful Indonesiamenyoroti “Keindahan” alam di Indonesia, budaya, masyarakat. Bali sendiri merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mempunyai potensi di bidang kepariwisataan. Pariwisata Bali menjadi sektor pembangunan yang terus dikembangkan untuk menunjang perekonomian masyarakat Bali. Inbound tour merupakan kegiatan perjalanan berdasarkan ruang lingkup kegiatan perjalanan wisata yang dilakukan oleh wisatawan asing yang datang mengunjungi Indonesia dan Pulau Bali masih menjadi daerah tujuan wisata utama di Indonesia (Yoeti, 1996). Potensi pariwisata Bali yang berupa alam dan budaya masyarakat Bali akan sulit dipasarkan apabila tidak ditunjang oleh kerjasama yang sinergis antar pelaku bisnis pariwisata di Bali, termasuk kerjasama antar