JHM, Vol. 1, No. 2, pp. 127 – 138, Oktober 2018 JOURNAL OF HONAI MATH http://jurnal.unipa.ac.id/index.php/jhm 127 p-ISSN: 2615-2185 e-ISSN: 2615-2193 PROFIL KEMAMPUAN PENALARAN INDUKTIF MATEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIPA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Agus Haryono 1 , Benidiktus Tanujaya 2 Universitas Papua,Manokwari Papua Barat 1,2 Email: b.tanujaya@unipa.ac.id Abstract The purpose of this research was to study the profile of students' mathematical inductive reasoning abilities regarding visual, auditory and kinesthetic learning styles in solving mathematical problems. The research method used is qualitative with a descriptive approach. The results of the study showed that UNIPA mathematics education students tended to study with Visual Learning Styles. Students with this learning style tend to have inductive mathematical reasoning abilities that are better than inductive mathematical reasoning abilities of students learning with auditorial learning styles and those who learn with the kinesthetic learning style. Also, Mathematics Education students of University of Papua do not have the ability to examine the validity of an argument and find patterns or characteristics of mathematical symptoms to generalize. Kata kunci: mathematical inductive reasoning; visual, auditory and kinesthetic learning style; problem solving. PENDAHULUAN Matematika memiliki suatu peranan penting dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan dan teknologi. Segala aktifitas yang dilakukan dalam bidang- bidang tersebut tanpa disadari membutuhkan ilmu matematika. Matematika merupakan ilmu yang mendasari perkembangan teknologi modern dan bersifat universal yang berperan penting dalam berbagai bidang ilmu-ilmu lainya (Gustiati, 2016). Matematika juga merupakan salah satu bidang ilmu yang dibutuhkan untuk menguasai perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dimana perkembangannya tidak hanya menuntut kemampuan seseorang dalam menerapkan matematika saja, tetapi juga membutuhkan kemampuan penalaran untuk menyelesaikan masalah yang akan muncul (Agustin, 2016). Kemampuan penalaran matematika merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki peserta didik dalam belajar matematika. Hal ini tertuang dalam permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (Shadiq, 2014). Penalaran matematika atau biasa