JIUBJ Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), Juli 2022, 1299-1303 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat universitas Batanghari Jambi ISSN 1411-8939 (Online), ISSN 2549-4236 (Print) DOI 10.33087/jiubj.v22i2.2198 1299 Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Return Saham pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode 2015-2019 Rizki Oktavia*, Sri Hermuningsih, Alfiatul Maulida Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa *Correspondence email: rizkioktaviaa99@gmail.com Abstrak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan pengujian dan menganalisis terkait: (1) bagaimana current ratio (CR) mempengaruhi return saham, (2) bagaimana debt to equity ratio (DER) mempengaruhi return saham, (3) bagaimana return on equity (ROE) mempengaruhi return saham, (4) bagaimana current ratio, debt to equity ratio, dan return on equity mempengaruhi return saham secara simultan. Populasi penelitian yaitu perusahaan manufaktur pada sektor industri yang terdapat di daftar BEI selama 2015-2019. Teknik pengambilan data yang dipakai adalah purposive sampling. Berdasarkan dari kriteria ditemukan terdapat 18 sampel perusahaan aneka industri. Data dianalisis memakai analisis regresi linier berganda yang diolah pada SPSS versi 22. Perolehan penelitian menunjukkan beberapa hal yaitu (1) current ratio (CR) membawa pengaruh positif dan tidak signifikan bagi return saham, (2) debt to equity ratio (DER) membawa pengaruh negatif dan tidak signifikan bagi return saham, (3) return on equity (ROE) membawa pengaruh positif dan tidak signifikan bagi return saham, (4) current ratio, debt to equity ratio, dan return on equity tidak membawa pengaruh bagi return saham secara simultan. Kata kunci: Rasio keuangan; return saham Abstract. This study aims to examine and analyze: (1) how is the effect of the current ratio (CR) on stock returns, (2) how is the effect of debt to equity ratio (DER) on stock returns, (3) how is the effect of return on equity (ROE) on stock returns. stock returns, (4) how the influence of the current ratio, debt to equity ratio, and return on equity stimulants on stock returns. The population in this study are manufacturing companies in the various industrial sectors listed on the IDX for the 2015-2019 period. The sampling technique used purposive sampling. Based on the criteria, there are 18 samples of various industrial companies. The data analysis technique used multiple linear regression analysis using SPSS version 22. The results showed that (1) the current ratio (CR) had a positive and no effect on stock returns, (2) the debt to equity ratio (DER) had a negative and insignificant effect on stock returns, (3) return on equity (ROE) had an effect on positive and insignificant to stock returns, (4) the current ratio, debt to equity ratio, and return on equity simultaneously have no effect on stock returns. Keywords: Financial ratios; stock returns PENDAHULUAN Pasar modal Indonesia adalah sebuah lembaga investasi dengan peran paling besar pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini, pasar modal menjadi penyedia sarana dalam pengalihan dana bagi para calon investor kepada perusahaan yang sedang memerlukan dana. Pasar modal dapat dimanfaatkan perusahaan sebagai sarana alternatif untuk mendapatkan modal yang akan dipakai dalam menjalankan usahanya (Erari, 2014). Bagi para penanam modal pasar modal merupakan suatu fasilitas yang efisien bagi para penanam modal untuk menanamkan sebagian modal agar mendapatkan laba dari investasi yang ditanamkan. Keuntungan dari investasi yang ditanamkan sering disebut dengan return. Return adalah suatu imbalan yang didapatkan dari aktivitas investasi, return yang didapatkan berasal dari peningkatan harga saham atau sejumlah dividen yang akan didapatkan pada waktu yang akan datang (Trisca, Julia, 2017). Bagi investor saham yang diharapkan adalah saham yang mampu memberikan return yang tinggi. Dengan kemudahan dalam investasi pada era globalisasi saat ini mempermudah para investor untuk memperoleh laba dengan berbagai macam pilihan, investor akan melakukan analisis sebelum berinvestasi (Wardhany, Hermuningsih and Wiyono, 2019). Oleh sebab itu, pertama investor harus melaksanakan kajian terlebih dahulu untuk mengambil keputusan dalam investasi. Investor harus memahami terlebih dahulu laporan keuangan perusahaan dan mempertimbangkan rasio keuangan yang memberikan pengaruh terhadap return saham. Rasio keuangan merupakan aktivitas yang dilakukan dengan cara melakukan perbandingan angka pada laporan keuangan melalui pembagian angka satu dengan lainnya. Kegiatan membandingkan mampu dilaksanakan antara satu komponen pada suatu laporan keuangan atau antarkomponennya di dalam laporan keuangan (Kasmir, 2012). Adanya perbandingan keuangan ini bermanfaat bagi para penanam modal dalam memberikan arahan yang dapat mendukung investor untuk mengambil keputusan investasi agar mendapatkan investasi yang terbaik (Rusydina, Arifah, 2017). Rasio keuangan juga dapat menjadi bahan ketika melakukan identifikasi terhadap faktor-faktor yang membawa pengaruh bagi harga saham (Sari and Hermuningsih, 2020). Rasio keuangan terdiri dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio