Timorese Journal of Public Health e-ISSN 2685-4457 Volume 2 Nomor 3 Bulan September Tahun 2020; e-ISSN 2685-4457 https://doi.org/10.35508/tjph 147 https://ejurnal.undana.ac.id/TJPH/index HIV Prevention Behavior On SMK Negeri Student In South Central Timor District 2019 Roni L. Bahan 1) , Imelda F.E. Manurung 2) , Amelya B. Sir 3) 1,2,3) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana Kupang; bahanroni@gmail.com, imelda.manurung@staf.undana.ac.id, amelia.sir@staf.undana.ac.id ABSTRACT HIV/AIDS is an infectious disease that has been identified as current global health problem. HIV is more prevalent in people of adolescent age as they more likely to engage in high-risk sexual behaviours. Research has found that transmission of HIV among adolescents can be prevented through education and availability of correct information about the disease. The purpose of this study is to assess HIV prevention practices of students in State Vocational Schools in South Central Timor Regency in 2019. The research used a combination of descriptive and qualitative methodologies. This sample population for this study was 878 students in the “Class XII”. Sampling was conducted using a random sampling technique and as many as 288 students were interviewed. The data was analysed using a univariate analysis. This was done in order to get a picture of the distribution of respondents in the forms of percentages and tables. The results of the study illustrated the HIV prevention behavior of vocational high school students in South Central Timor Regency were the good majority as many as 241 respondents (83.68%), the description of the knowledge of vocational students in South Central Timor Regency were the majority of less knowledge as many as 264 respondents (91.66%), The description attitudes of SMKN students in South Central Timor Regency was the majority that have positive attitudes as many as 160 respondents (55.55%), the description of information exposure of SMKN students in South Central Timor Regency was the majority that have good information exposure of 270 respondents (93.75%). In conclusion, disseminating information through media in way that is easy for student to understand is an effective way to increase students' knowledge about HIV prevention practices. Keywords: Behavior; Knowledge; Attitude; HIV ABSTRAK HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang telah menjadi masalah kesehatan global saat ini. Banyaknya temuan kasus HIV pada usia dewasa memberikan makna bahwa usia remaja menjadi masa penularan HIV bila memiliki perilaku seksual berisiko tinggi. Penularan HIV di kalangan remaja dapat dicegah melalui pendidikan dan ketersediaan informasi yang benar tentang penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji praktik pencegahan HIV pada siswa SMK Negeri di Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan kombinasi metodologi deskriptif dan kualitatif. Populasi sampel penelitian ini adalah 878 siswa kelas XII. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan diwawancarai sebanyak 288 siswa. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran sebaran responden dalam bentuk persentase dan tabel. Hasil penelitian menggambarkan perilaku pencegahan HIV siswa SMK di Kabupaten Timor Tengah Selatan mayoritas baik yaitu sebanyak 241 responden (83,68%), gambaran pengetahuan siswa SMK di Kabupaten Timor Tengah Selatan mayoritas baik. berpengetahuan kurang sebanyak 264 responden (91,66%), Gambaran sikap siswa SMKN di Kabupaten Timor Tengah Selatan mayoritas yang memiliki sikap positif sebanyak 160 responden (55,55%), gambaran keterpaparan informasi siswa SMKN di Kabupaten Timor Tengah Selatan merupakan mayoritas yang memiliki keterpaparan informasi yang baik sebanyak 270 responden (93,75%). Kesimpulannya, penyebaran informasi melalui media yang mudah dipahami siswa merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang praktik pencegahan HIV. PENDAHULUAN Human Immunodeficiency Virus & Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV & AIDS) adalah salah satu penyakit menular yang memiliki angka morbiditas dan angka mortalitas yang cukup tinggi dan masih menjadi masalah kesehatan ditingkat global. HIV & AIDS menempati ranking ke empat diantara penyakitpenyakit utama penyebab kematian. Penyakit ini pertama kali ditemukan di Amerika Serikat kemudian dengan pesatnya berkembang ke seluruh dunia. Ringkasan data Epidemi HIV global tahun 2017 menunjukkan jumlah orang dengan HIV sebanyak 36,9 Juta orang, usia dewasa 35,1 juta