119 Peran Terapi Okupasi bagi Kemandirian Anak Down Syndrome Amelia Rizky Idhartono 1 , Sambira 2 , Ana Rafikayati 3 ameliari@unipasby.ac.id | sambira@unipasby.ac.id | anarafikayati@unipasby.ac.id Pendidikan Khusus - Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya, 60234, Jawa Timur, Indonesia Artikel Info Abstrak Koresponden penulis : Amelia Rizky Idhartono ameliari@unipasby.ac.id Diterima 22 September 2021 Direview 22 September 2021 Disetujui 27 September 2021 Dipublikasi 31 Oktober 2021 Kata Kunci: Terapi Okupasi, Kemandirian, down syndrome Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak terapi okupasi untuk anak down syndrome. Penelitian yang dilakukan di YPAC Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Anak dengan inisial CE dapat membuka tutup bekal dan memulai kegiatan makan dengan baik, namun Ketika setelah makan, CE lupa tidak membersihkan beberapa tumpahan makanan yang dimakan, (2) Anak dengan inisial JH, memulai makan dengan berdo’a, kemudian membuka tempat makan, cara memegang sendok juga sudah benar dan setelah makan, JH membersihkan dan merapikan tempat makannya, (3) anak dengan inisial DA memulai makan dengan membuka tutup makan kemudian berdoa, akan tetapi untuk memegang sendok masih belum sempurna sehingga perlu bantuan dari terapis, setelah kegiatan makan selesai, DA berusaha merapikan tempat makannya dan membersihkan dengan bantuan orang lain, dan (4) anak dengan inisial NH mengawali dengan membaca doa sebelum makan, memegang sendok dan gelas juga sudah sesuai, mengakhiri makan dengan membaca doa dan merapikan tempat makannya. Abstarct Keywords: Occupational Therapy, Independence, Down syndrome This study aims to find out the impact of occupational therapy for children with Down syndrome. The study was conducted at YPAC Surabaya. This research uses a qualitative approach using descriptive methods. The results of this study are (1) Children with the initials CE can open the stock cap and start eating activities well, but When after eating, CE forgets not to clean some spills of food eaten, (2) Children with the initials JH, start eating with praying, then open a place to eat, how to hold a spoon is also correct and after eating, JH cleans and tidys his place of eating, (3) Children with the initials DA start eating by opening the lid of the meal then praying, but to hold the spoon is still not perfect so it needs help from the therapist, after the eating activity is finished, the DA tries to tidy up his place of eating and clean with the help of others, and (4) the child with the initials NH starts by reading the prayer before eating, holding a spoon and glass is also appropriate, End the meal by reading a prayer and tidying the place to eat.