PERANCANGAN OVEN PELEBUR SAMPAH PLASTIK (PET) DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI UNTUK PENGOLAHAN SAMPAH DI PUNTANG COFFEE DESA CAMPAKAMULYA DESIGN OF PLASTIC WASTE MELTING OVEN (PET) WITH ERGONOMIC APPROACH TO GARBAGE PROCESSING IN PUNTANG COFFEE CAMPAKAMULYA VILLAGE Jose Armando Budianto 1 , Yanuar Herlambang, S.Sn., M.Ds. 2 , Hardy Adiluhung, S.Sn., M.Sn. 3 1,3 Prodi S1 Desain Produk, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom 1 zwanzig@student.telkomuniversity.ac.id, 2 yanuarh@telkomuniveristy.co.id, 3 hardydil@telkomuniversity.ac.id Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk merubah kebiasaan masyarakat campakamulya yang membakar sampah nya agar tidak lagi membakar sampah plastik. Mengajarkan masyarakat cara mengolah sampah yang baik supaya lingkungan menjadi bersih dan udara tetap terjaga kesegarannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dikarenakan eksplorasi mendalam terkait pengolahan sampah di darah gunung puntang. Sehingga metode ini berkaitan langsung dengan fakta lingkungan sekitar. Hasil penelitian yang diperolen adalah sampah yang tidak berserakan. Kata kunci : Pengolahan Sampah, Tempat Pengolahan, Sampah Plastik, Oven Industri. Abstract The purpose of this study is to change the habits of the measles community who burn their rubbish so that ther no longer burn rubbish for the sake of reducing / processing waste, expecially plastic waste. Teach the public how to treat waste properly so that the enviroment becomes clean and the air is kept fresh. The population of this research is the entire community of mount puntang. This research uses a case study method due to in-depth exploration related to waste management in the mount puntang area. Keywords: Waste Management, Processing Place, Plastic Waste, Industrial Oven. 1. Pendahuluan Indonesia merupakan salah satu negara yang menghasilkan sampah terbanyak di dunia. Sebagai contohnya di bebearapa daerah Indonesia tidak memiliki banyak akses dalam memindahkan dan mengolah sampah seperti di daerah Campakamulya, Gunung Puntang, Bandung, Jawa Barat. Karena daerah tersebut merupakan dataran tinggi yang menyebabkan susahnya akses kendaraan sampah juga minimnya tempat pembuangan sampah. Terlebih lagi kurangnya pengetahuan masyarakat dalam membedakan sampah Organik dan Anorganik juga dalam mengolah sampah. Sehingga masyarakat sekitar mensiasati dengan cara membakar sampah agar setiap sampah yang dihasilkan tidak menumpuk. Hal ini dapat menimbulkan polusi udara dan menyebabkan udara bersih menjadi terkontaminasi. Tempat sampah sekaligus tempat pengolahan sampah menjadi element yang sangat penting dalam lingkungan masyarakat, oleh karena itu tempat sampah pun harus bisa menampung sampah masyarakat dan tidak mudah lapuk apalagi rusak termakan oleh waktu dan zat-zat yang ada dalam sampah. Casing dari tempat sampah sekaligus tempat pengolahan pun harus kuat dan tidak mudah rapuh supaya bisa bertahan lebih lama ketika terkena panas cahaya matahari dan hujan. UKM Puntang Coffee merupakan salah satu tempat usaha milik masyarakat daerah Gunung Puntang, Desa Campakamulya yang sangat ingin mengolah sampah yang mereka hasilkan dan hasil dari olahan tersebut bisa mereka manfaatkan. Contoh nya seperti hasil dari sampah plastik yang di hancurkan menjadi serpihan granul lalu di lelehkan memakai boiler atau oven dan hasil nya bisa di cetak sesuai bentuk dan kebutuhan. Bisa berupa suvenir atau kerajinan. Dan Puntang Coffe bersedia memanfaatkan lahan kosong nya untuk dijadikan tempat pengolahan sampah untuk masyarakat sekitar. Tenaga kerja yang mengoperasikan pengolahan sampah tersebut adalah karyawan dari Puntang Coffee beserta owner ikut dalam mengolah sampah. ISSN : 2355-9349 e-Proceeding of Art & Design : Vol.7, No.2 Agustus 2020 | Page 5274