1 KORELASI ANTARA MOTIVASI DAN KESIAPAN DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Sri Suhelma, Siti Halidjah, Dyoty Auliya Vilda Ghasya Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Untan Pontianak Email: srisuhelma@gmail.com Abstract This research was aimed to find out the correlation between motivation and readiness with study result of grade IV students SDN 14 South Pontianak. This research was descriptive quantitative with correlation study. Samples in this study was 33 students of grade IV that selected using nonprobability sampling. The data source of this research was the questionnaire scales of motivation and readiness and a document of the learning scores of theme 1 sub theme 1. The result showed that students motivation was 77,18% categorized as good, the students readiness was 79,30% categorized as good, and learning results was 86,60 categorized as very good. The correlation between motivation with learning results was 0.552 categorized as medium. The correlation between readiness with learning results was 0,597 categorized as medium category. The correlation of motivation and readiness was 0,767 categorized as strong. The correlation of motivation and readiness with the learning results was 0,614 and its categorized as strong. Keywords : Learning Results, Motivation and Readiness. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan sesuatu yang esensial untuk menentukan taraf perkembangan kehidupan masyarakat. UU No.20 Tahun 2003 mengenai Konsep pendidikan menyebutkan bahwa “Pendidikan usaha sadar dan tererencana untuk mewujudkan suasana belajar dalam proses pembelajaran agar peserta diidk secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan serta kemampuan yang diperlukan dirinya, masyarakat dan bangsa”. Disekolah guru sebagai komponen yang berperan penting dalam pembentukan sumber daya manusia melalui pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan dan tentunya tidak terlepas dari adanya kegiatan yang dilakukan oleh guru dengan peserta didik. Jika proses pembelajaran berjalan dengan baik maka dapat mendorong peserta didik untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Untuk mencapai hasil belajar yang diharapkan juga tidak terlepas dari motivasi serta kesiapan peserta didik itu sendiri saat mengikuti pembelajaran. Motivasi merupakan hal yang penting dalam suatu proses pembelajaran. Tinggi atau rendahnya motivasi dalam diri akan menentukan apakah peserta didik terlibat secara aktif ataupun pasif dalam proses pembelajaran. Hal ini tentunya mempengaruhi hasil belajar yang akan diperoleh, motivasi dalam diri harus dikembangkan terus menerus agar peserta didik bersemangat untuk belajar sehingga hasil belajarnya akan meningkat. Seorang individu yang memiliki motivasi akan mampu memotivasi dirinya sendiri agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam belajar. Berkaitan dengan kesiapan dalam proses belajar juga sangat dibutuhkan persiapan diri untuk menghadapinya. Seseorang dapat belajar jika didalam dirinya sudah memiliki kesiapan unruk mempelajari hal tersebut.