EKOBIS Vol.16, No.1, Januari 2015 : 90 86 - 93 PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL Yoyon Moheri Dista Amalia Arifah Universitas Islam Sultan Agung distaamalia@unissula.ac.id ABSTRACT This study aims to analyzed budget participation infuenced toward managerial performance with management costing knowledge and motivation as moderating variable. The population included was manufacture companies in Semarang City. Sampling using a purposive sampling method and obtained 84 samples that meet the criteria and free from outliers. The data used in this study is primary data, questioners for managerial level. Multiple Regression was used as analysis technique. The result showed that only motivation was rejected, while budget participation and management costing knowledge hypothesis was accepted. Keywords : budget participation, management costing knowledge, motivation PENDAHULUAN Salah satu komponen penting dalam perencanaan adalah anggaran. Anggaran adalah suatu rencana kuantitatif (satuan jumlah) periodik yang disusun berdasarkan progam yang telah disahkan, sebagai alat manajemen dalam mencapai tujuan (Nafarin, 2008). Anggaran merupakan elemen sistem pengendalian manajemen yang berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengendalian agar manajer dapat melaksanakan kegiatan organisasi secara lebih efektif dan efsien (Sarjana et.al 2012). Proses penyusunan anggaran pada dasarnya merupakan proses penetapan peran. Dalam hal ini, setiap manajer didalam organisasi diberi peran untuk melaksanakan kegiatan pencapaian sasaran yang ditetapkan dalam anggaran. Agar sasaran dapat tercapai, maka manajer menengah dan bawah biasanya ikut berpartisipasi dalam proses penyusunan anggaran. Dengan berpartisipasi dalam proses penyusunan anggaran, manajer merasa dilibatkan egonya dan tidak sekedar terlibat dalam kerja saja, sehingga diharapkan akan mendorong moral kerja dan inisiatif para manajer. Kren (1992) dalam Moktamar (2008) mengemukakan bahwa dalam penyusunan anggaran para manajer akan aktif dalam mempersiapkan dan mengevaluasi tujuan anggaran, sehingga digunakan sebagai tolak ukur terbaik kinerja manajerial. Kinerja manajerial merupakan salah satu faktor penting yang dapat digunakan meningkatkan efektivtas perusahaan. Kinerja manajerial dapat disebut sebagai kinerja atau prestasi kerja karyawan, dimana kinerja atau prestasi kerja karyawan pada dasarnya adalah hasil karya seorang karyawan selama periode tertentu dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti : standar, target atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama (Mulyadi, 2001). Beberapa peneliti mengenai hubungan partisipasi penyusunan anggaran dengan kinerja manajerial menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Fitriyati (2006), Riyadi (2007),