80 Indonesian Journal of Community Engagement Vol. 02, No. 01, September 2016 Implementasi Pembelajaran di Jurusan Teknik Geologi dalam Menunjang Program Sustainable Development di Universitas Gadjah Mada Wawan Budianta * Arifudin Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada * wbudianta@ugm.ac.id ABSTRAK Geologi Lingkungan dan Geologi Sumber Daya Mineral adalah mata kuliah di Jurusan Teknik Geologi UGM. Perkuliahan berkonsep pada manajemen dari sistem alam yang dikenal sebagai sustainable development, yaitu manajemen sumber daya alam untuk mendukung pembangunan ekonomi dan sosial berkelanjutan yang berkaitan dengan sumber daya alam terbarukan dan upaya minimalisasi dampak dari pengambilan dan penggunaan sumber daya alam tak terbarukan. Mahasiswa perlu memahami mata kuliah ini secara utuh agar mereka mendapat pemahaman yang komprehensif serta dapat memberi pembelajaran kepada masyarakat untuk hidup selaras dan serasi dengan kedua konsekuensi di atas. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan memperkaya materi perkuliahan kemudian di sela- sela kuliah, dosen bersama mahasiswa melakukan feld trip ke daerah yang ditargetkan. Lokasi yang dikunjungi meliputi (a) lokasi tempat pembuangan sampah di Piyungan, Yogyakarta, (b) penambangan tradisional di Bojo negoro, dan (c) daerah rawan bencana tanah longsor di Tawangmangu, Karanganyar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perkuliahan mata kuliah Geologi Lingkungan dan Geologi Sumber Daya Mineral dapat diperkaya dengan kunjungan lapangan dan penilaian akhir mata kuliah dapat dilakukan dengan memasukkan unsur kegiatan kunjungan lapangan tersebut. Kata kunci: geologi, lingkungan, sumber daya, mineral, lapangan, kunjungan ABSTRACT Environmental Geology and Geology of Mineral Resources were as compulsory subjects in Department of Geological Engineering, Universitas Gadjah Mada, which known as subject dealing with nature system or sustainable development concept. Tese subjects dealing with management of geological resources and minimize of environmental impact of mineral extraction activity. Formerly, the subjects were given to the student by giving traditionally lecture in class only. In this project, this subjects were enhanced by conducted feld visit in order to improve student and lecturer knowledge. Te location for feld visit were waste disposal site in Piyungan area, Yogyakarta continue with Bojonegoro, East Java which traditional mining of oil was located. Te visit was ended for visiting Tawangmangu area, Karanganyar District, Central Java. In this location, the area was vulnerable with landslide hazard. Te tentative conclusion can be drawn from this project was Environmental Geology and Geology of Mineral Resources can be enhanced by conducting of feld visit and the fnal grade of these subjects can be obtained by adding feld visit as additional value. Keywords: geology, environmental, resources, mineral, feld, visit brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement)