Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol 3 , No. 2, Desember 2020, pp. 205 - 209 205 E-ISSN 2622 - 0253 http://ojs.stiami.ac.id jurnal.transparansi@stiami.ac.id / transparansijournal@gmail.com Analisis Strategi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) atas Cegah Dini dalam Penanganan Konflik Sosial di Provinsi Dki Jakarta Tahun 2019 Dwi Agustina a,1 , Edy Mulyadi b,2 1,2 Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta, Indonesia 1 dwiagustina1808@gmail.com, 2 edynayla02@gmail.com@gmail.com * corresponding author PENDAHULUAN Jakarta secara umum Ibukota Negara menjadi pusat perhatian dari segala hal urusan diantaranya pusat pemerintahan, pusat kegiatan ekonomi, pusat keuangan dan jasa serta tempat kedudukan hampir seluruh perangkat pemerintahan tingkat pusat, perwakilan negara-negara asing, pusat perusahaan multi nasional dan gerbang utama wisatawan manca negara. Untuk itu tidaklah heran apabila Jakarta memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan secara lokal maupun nasional dan mempengaruhi situasi dan kondisi keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seperti dibidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan bagi seluruh wilayah Indonesia, kawasan Asia bahkan dunia. Peran serta masyarakat dalam urusan keamanan, ketentraman dan ketertiban tersebut dapat diperluas melalui wadah Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang dibentuk sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan dalam mengakselerasikan terbangunnya budaya waspada di masyarakat. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah, dibentuk mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/ kota, kecamatan, sampai di tingkat desa/ kelurahan. Salah satu peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di masyarakat dalam bidang ketertiban dan keamanan yaitu dengan terlibat langsung dalam kegiatan Siskamling yang bertujuan untuk ikut serta mengamankan lingkungan, selain itu Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ikut membantu dalam memberikan Informasi mengenai hal-hal yang bersifat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat seperti tawuran, pencurian, teror/ begal hingga memberikan Informasi wilayah yang kebanjiran maupun Kebakaran. Dalam bidang pendidikan untuk mencegah konflik dan kekerasan antar sesama warga yang di dukung oleh Dinas Pendidikan, Institusi – institusi pendidikan berbasis agama serperti pesantren, dengan melalukan edukasi bagi warga masyarakat yang tersegregasi menurut identitas etnis, agama dan golongan. Berperan serta dalam bidang kebudayaan, dalam hal ini upaya pemberdayaan dan pembangunan ketahanan di tingkat akar rumput. Pencegahan konflik dan ARTICLE INFO ABSTRACT Article history Received 2020-02-02 Revised 2020-05-05 Accepted 2020-06-22 is obliged to facilitate it. A good role of the Community Early Awareness Forum or Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) followed up by the government can save the community from security threat or disaster and minimize losses by anticipating the security threats and disaster. This research uses qualitative approach. Concept operationalization in this research refers to the used strategy, the SWOT analysis. The FKDM strategies in social conflict early prevention are: 1) inserting early warning system by increasing institutional capacities which include three elements; government, private sector, community through dialogue, 2) National Unity and Politics Agency or Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) of DKI Jakarta actively making dialogue persuasively and finding solution, 3) budgeting of conflict handling according to the Government Regulation gives opportunity to strengthen community resilience to protect the community, encourage community participation, handle social conflict, and preserve local wisdom to maintain peace. Keywords strategy, forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM), social conflict