Rifa Diana Yuliyanti, Raldi Hendro Koestoer: Optimasi Spasial Sektor… J-PIPS, Vol. 2 No.2 Januari-Juni 2016| 105 OPTIMASI SPASIAL SEKTOR UNGGULAN PADA ANALISIS SEMI INPUT– OUTPUT: STUDI KASUS PROVINSI JAWA TIMUR Rifa Diana Yuliyanti, Raldi Hendro Koestoer Departemen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia Jawa Barat, Indonesia Email : mailto.rifa@gmail.com; ralkoest@yahoo.co.uk Abstract East Java Province has a relatively complex region therefore challenges to promote and Encourage the regional economic growth are escalated. One of the technique to improve is through a search of their leading sector that reflects real effective and efficient robust export sector. Meanwhile, the distribution of the strongest tradable and export-led sector in provincial regional level remains limited for economic development study, this research attempts to explore it in provincial regional level for two periods of Input-Output (I-O) analysis.The research observed the movement of sector value from I-O analysis in 2006 tothe year 2010’s I-O analysis. Combination approach performed with I-O analysis that separates between the tradable and nontradable group of sectors formerly which is called Semi Input- Output. Followed by modification of ‘flow-on effects’multiplier and Location Quotient that represent the spatial dimension of the sector, the spatial –regional base distribution expresses subtly the result of the leading sector in defining natural resources capacity which is available through its distribution. Keywords : Spatial, Input-Output, Semi Input-Output, Location Quotient, Flow-on effects, Tradable Pendahuluan Tekanan eksternal perekonomian negara luar mendorong Pemerintah untuk membuat langkah strategis dengan melepas ketergantungan impor dan melakukan penguatan ekonomi domestik melalui komoditi sektor unggulan untuk diekspor. Banyak penelitian dilakukan di Indonesia dalam menganalisis sektor unggulan tetapi tidak sedikit penelitian masih mengabaikan dimensi ruang padahal adanya unsur ruang secara nyata mempengaruhi kegiatan ekonomi. Aplikasi Input–Output (I-O) dipahami sangat baik dalam menggambarkan keunggulan komparatif suatu “input–proses–output” antar sektor dan mampu menghasilkan peringkat untuk mengetahui sektor unggulan tertentu. Namun analisis I–O cenderung belum mampu mencerminkan sektor kuat ekspor sebenarnya. Jika suatu wilayah hendak mencari efisiensi produk ekspor, hendaknya analisis berkonsentrasi pada komoditi yang mengacu pada sektor tradable berorientasi ekspor. Oleh karena itu analisis I-O dikembangkan menjadi analisis Semi Input–Output atau S-I-O yang mengemukakan mekanisme pemilahan sektor yang bersifat tradable dan berorientasi ekspor. Analisis geografi kemudian dilakukan untuk melengkapi identifikasi dengan menyertakan kapasitas sumberdaya alam yang tersedia. Provinsi Jawa Timur dipilih menjadi wilayah penelitian karena memiliki kompleksitas perekonomian yang tinggi tetapi mampu mempertahankan peringkat pertumbuhan ekonominya diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional (BPS, 2015 dan BPS, 2016). Jawa Timur sekaligus menjadi gerbang penghubung pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia bagian barat dengan Indonesia bagian timur. Momentum ini harus dimanfaatkan karena pengamatan sektor unggulan pada provinsi unggul akan berpengaruh besar terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.