Altius, 9 (1) 2020, 1-8 Page 1 Jurnal Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/altius/index Volume 9 No 1 Tahun 2020 TINGKAT KECEMASAN (ANXIETY) DALAM OLAHRAGA BERBASIS PERBEDAAN ETNIS (SUKU OSING, JAWA, DAN MADURA) Moh. Agung Setiabudi 1 , Danang Ari Santoso 2 1,2 Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi 1 agungsetiabudi.budi@gmail.com, 2 danangarisantoso@gmail.com Abstract. The purpose of this study was to determine the level of anxiety in sports in terms of ethnic differences. This type of research is a non-experimental quantitative research (ex post facto) with a survey approach. The samples in this study were the Osing, Javanese, and Madurese using the cluster sampling technique. Respondents are athletes from the student volleyball team. The research instrument used a questionnaire or anxiety questionnaire (anxiety) The results showed that the level of anxiety of the Javanese and Madurese in the category of "little" and "never". while the osing terms in the "few" and "sometimes" categories. The conclusion in this study is the level of anxiety athletes in the face of competition from each tribe, especially the osing tribe still depends on the opponent player material. The results of this study can be used as one of the references in understanding the athlete's condition when going to a match, so the coach can provide direction and motivation to the athlete so that the level of anxiety can be controlled. Because the level of anxiety will have an impact on the performance of the game in a team. Keywords : anxiety; sport; osing; jawa; madura Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan (anxiety) dalam olahraga ditinjau dari perbedaan suku (etnis). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non-eksperimen (ex post facto) dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini adalah suku Osing, suku Jawa, dan suku Madura dengan menggunakan teknik cluster sampling. Responden adalah atlet dari tim bolavoli pelajar. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner atau angket kecemasan (anxiety) Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan suku jawa dan madura pada kategori "sedikit" dan "tidak pernah". sedangkan suku osing pada kategori "sedikit" dan "kadang-kadang". Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat kecemasan atlet dalam menghadapi pertandingan dari setiap suku khususnya suku osing masih bergantung pada materi pemain lawan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu acuan dalam memahami kondisi atlet saat akan melakukan pertandingan, sehingga pelatih dapat memberikan arahan dan motivasi pada atletnya agar tingkat kecemasan dapat terkontrol. Karena tingkat kecemasan akan berdampak pada performa permainan dalam sebuah tim. Kata kunci: kecemasan; olahraga; Osing; Jawa; Madura PENDAHULUAN Seorang atlet yang menghadapi pertandingan harus memiliki persiapan, baik fisik maupun mental. Hal tersebut merupakan modal utama seorang atlet untuk dapat berprestasi. Prestasi bagi atlet adalah suatu keinginan dan harapan yang sangat