Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Volume 9 No 3 Hal 711 - 718, Agustus 2021, e-ISSN 2655-8106, p-ISSN2338-2090 FIKKes Universitas Muhammadiyah Semarang bekerjasama dengan PPNI Jawa Tengah 711 EFEKTIVITAS VIDEO EDUKATIF TERHADAP KETERAMPILAN MAHASISWA PADA PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN DALAM MELAKUKAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK Yuldensia Avelina*, Yosefina Dhale Pora Program Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nusa Nipa, Jl. Kesehatan No. 3 Maumere, Nusa Tenggara Timur 86111, Indonesia *nersyoully@gmail.com ABSTRAK Keterampilan mahasiswa dalam melakukan komunikasi terapeutik kepada orang dengan gangguan jiwa menggunakan metode role play saat praktikum laboratorium dirasakan belum dapat membantu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi terhadap keterampilan komunikasi. Terapeutik mahasiswa pada pasien gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan melakukan pretest dan posttest pada satu kelompok. Sampel penelitian sebanyak 30 mahasiswa semester VI dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemampuan melakukan komunikasi terapeutik tentang strategi penerapan risiko perilaku kekerasan, yang disusun oleh Keliat, et al. (2015), Analisis data menggunakan uji Mc Nemar dengan α = 0,05. Hasi luji statistic diperoleh p value 0,000 <α (0,05). Dengan demikian kemampuan mahasiswa dalam melakukan komunikasi terapeutik meningkat setelah diberikan video edukasi sebesar 70%. Kata kunci: komunikasi terapeutik; komunikasi pada pasien gangguan jiwa; video edukatif THE EFFECTIVENESS OF EDUCATIONAL VIDEOS ON THE SKILLS OF UNDERGRADUATE NURSING STUDENTSIN THERAPEUTIC COMMUNICATION ABSTRACT Student skills in conducting therapeutic communication to people with mental disorders using the role play method when laboratory practicums are felt to be unable to help. This study aims to determine the effect of educational videos on students' therapeutic communication skills in patients with mental disorders. This study used a quasi-experimental design by conducting pretest and posttest in one group. The research sample is 30 sixth semester students with total sampling technique. Collecting data using observation sheet on the ability to perform therapeutic communication about strategies for implementing the risk of violent behavior, which was compiled by Keliat, et al. (2015), data analysis using McNemar test with = 0.05. The statistical test results obtained p value 0.000 <α (0.05). Thus, the ability of students to carry out therapeutic communication increased after being given an educational video by 70%. Keywords: communication in mental patients; educational video; therapeutic communication PENDAHULUAN Pendidikan merupakan ujung tombak dari pembangunan bangsa. Oleh karena itu, sistem pendidikan di Indonesia terus berbenah diri mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi yang merupakan tingkatan paling atas dari seluruh jenjang pendidikan, yang mana penyelenggaraannya sebagaimana tertuang dalam Pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 menyebutkan bahwa peserta didik dipersiapkan sebagai masyarakat dengan kemampuan akademik agar ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian dapat diciptakan, dikembangkan dan diterapkan. Pendidikan tinggi dalam penyelenggaraannya juga mempunyai tujuan yang tertuang pada Pasal 2 UU No. 12 Thn 2012 yakni penguasaan terhadap IPTEK oleh setiap lulusan untuk mencapai kepentingan nasional dan meningkatkan daya saing bangsa. Kegiatan yang