AGROPROSS National Conference Proceedings of Agriculture Proceedings: Peningkatan Produktivitas Pertanian Era Society 5.0 Pasca Pandemi Tempat : Politeknik Negeri Jember Tanggal : 22 Juli 2021 Publisher : Agropross, National Conference Proceedings of Agriculture ISBN : 978-623-94036-6-9 DOI : 10.25047/agropross.2021.230 Managed by : Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember 275 Serangan Hama Utama Pada Tanaman Bawang Merah Yang Diaplikasi Dengan Biostimulan Author(s): Rini Murtiningsih (1)* , Chotimatul Azmi (1) , Novi Irawati (1) , Dwi Ningsih Susilowati (2) (1) Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang-Bandung Barat (2) Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian * Corresponding author: rini.murtiningsih.rm@gmail.com ABSTRACT The growth of shallots is affected by its nutritional adequacy. The provision of bio-stimulants made from selected seaweed extracts and selected endophytic bacteria is expected to increase plant growth and shallot production. In addition, the effect of bio-stimulants on the main shallot pest attack (Spodoptera exigua) also need to be known. The aim of the research that was conducted in Cikole, Lembang, West Bandung from April to May 2021 was to determine the development of S. exigua in shallot crops that received the application of various doses of 2 types of bio-stimulants. The results showed that the level of attack of S. exigua on shallots was not affected by the bio-stimulant applied in this study. Keywords: Shallot; bio- stimulants; pest Kata Kunci: bawang merah; biostimulan; hama. ABSTRAK Pertumbuhan bawang merah dipengaruhi oleh kecukupan nutrisinya. Pemberian biostimulan yang terbuat dari ekstrak rumput laut dan bakteri endofit terpilih diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan produksi bawang merah. Selain itu, pengaruh pemberian biostimulan terhadap serangan organisme pengganggu tanaman utama bawang merah (Spodoptera exigua) juga perlu diketahui. Penelitian yang dilaksanakan di Desa Cikole, Lembang, Bandung Barat pada bulan April-Mei tahun 2021 dilakukan untuk mengetahui perkembangan S. exigua di pertanaman bawang merah yang mendapatkan aplikasi 2 jenis biostimulan tanaman bawang merah dengan dosis yang berbeda. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat serangan S. exigua pada tanaman bawang merah tidak dipengaruhi oleh biostimulan yang diaplikasikan dalam penelitian ini.