Renreng I., dkk. / Prosiding SNTTM XVII, Oktober 2018, hal. 060-064 PMT 10 | 60 Crash Analysis Of Double Foam Filled Circular Tube Under Axial Impact Using Finite Element Method Ilyas Renreng 1 , Fauzan Djamaluddin 2 *, Thomas Tjandinegara 3 1,2,3 Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin Gowa *Corresponding author: fauzanman_77@yahoo.com Abstract. Fuel consumption and safety are currently key aspects in automobile design. The foam-filled thin- walled aluminium tube represents a potentially effective material for use in the automotive industry, due to its energy absorption capability and light weight. The double structures are impacted by a rigid wall simulating quasi-static and dynamic loadings. Different configurations of structures, such as empty and foam filled double tube are identified for their crashworthiness performance indicators. The thin-walled tubes were made from aluminium alloy A6063 T6 and aluminium foam. The crashworthiness parameters under consideration are the peak crushing force, energy absorption and specific energy absorption. The comparison is carried out by finite element analysis of the impact crashworthiness characteristics in tubes under static and dynamic loads. Abstrak. Konsumsi bahan bakar dan keselamatan saat ini merupakan aspek kunci dalam desain mobil. Tabung aluminium berdinding tipis berisi foam merupakan bahan yang berpotensi efektif untuk digunakan dalam industri otomotif, karena kemampuan penyerapan energinya dan bobotnya yang ringan. Struktur ganda dipengaruhi oleh dinding kaku yang disimulasikan pembebanan kuasi-statis dan dinamis. Konfigurasi struktur yang berbeda, seperti tabung kosong kosong dan diisi foam diidentifikasi untuk indikator kinerja crashworthiness. Tabung berdinding tipis terbuat dari paduan aluminium A6063 T6 dan foam aluminium. Parameter crashworthiness yang dipertimbangkan adalah kekuatan penghancur puncak, penyerapan energi dan penyerapan energi spesifik. Perbandingan dilakukan oleh analisis elemen hingga dari karakteristik tabrakan dampak dalam tabung di bawah beban statis dan dinamis. Keywords: Crashworthiness, Circular tube, Foam, Aksial impact, © 2018. BKSTM-Indonesia. All rights reserved Pendahuluan Dari sudut pandang keselamatan penumpang pada kereta cepat maka komponen penyerap tenaga akibat tabrakan sangat penting [1,2] dan dalam beberapa dekade ini penyerapan energi berupa lipatan pada tabung berbahan logam dianggap sebagai mekanisme yang sangat baik [3]. Crashworthiness sebagai parameter untuk mengukur kemampuan suatu struktur seperti tubular yang berfungsi mencegah atau mengurangi cedera penumpang kendaraan akibat tabrakan [4]. Struktur ini telah diaplikasikan secara luas dalam desain transportasi disebabkan sifat yaitu kekuatan tinggi, biaya rendah, kekakuan yang baik, dan daya serap energi yang tinggi [5]. Dari pernyataan diatas maka perlu dipelajari karakteristik kemampuan menyerap tenaga dari tabung bulat dengan tes impak secara aksial. Sebagai tambahan, target aplikasi masa depan digunakan pada otomotif sebagai komponen keselamatan dari tabrakan [5] seperti yang terlihat pada gambar 1. Impak secara dinamis pada struktur berupa tabung berdinding tipis telah dipelajari selama dekade-dekade sebelumnya [6-9]. Untuk material yang digunakan berupa material ringan yaitu aluminum karena memiliki kelebihan mengurangi berat kendaraan dibandingkan material konvensional yaitu baja [6]. Tekuk progresif, inversi, dan pemisahan tabung b dariulat, sebelumnya telah dibahas [3]. Ini menunjukkan mode deformasi tabung di bawah kompresi aksial. Penyerapan energi dari struktur tabung yang berbeda, seperti geometri bulat dan persegi, dipelajari oleh Alghamdi et al. [4]. Bahan- bahan seluler, terutama foam menghasilkan peningkatan volume dan berat yang terbatas, memperbaiki kemampuan menyerap tenaga tabung- tabung berdinding tipis [6-11]. Seitzberger et al. [12, 13] dan Nurick dkk. [14] mempelajari kemampuan penyerapan energi tabung bulat ganda yang kosong dan diisi foam menggunakan. Di bawah kondisi aksial dan lentur menggunakan pengujian eksperimental dan numerik, tabung ganda diselidiki oleh Guo et al. [1518].