Dedi Supriatna p-ISSN: 1412-1697; e-ISSN: 2477-3816 http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/intizar Intizar, Volume 24, Nomor 1, 2018 1 Motivasi Orang Tua Memilih Pondok Pesantren Untuk Anaknya Dedi Supriatna Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Masthuriyah Sukabumi, Indonesia Email: rdedis65@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tentang motivasi orang tua memilih pondok pesantren Sunanulhuda dan keberadaan orang tua santri putri di pondok pesantren Sunanulhuda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan, dengan mengambil latar di Pondok Pesantren Sunanul Huda Cikaroya Cibolang Kaler Cisaat Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dengan sumber data utama adalah orang tua/wali santri putri pondok pesantren Sunanul Huda. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitik, untuk mendeskripsikan dan menganalisa lingkungan sosial manusia atau organisasi eksternal yang mempengaruhi motivasi orang tua dalam memilih pendidikan untuk anaknya. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi. Dari penelitian ini didapatkan motivasi orang tua memasukkan anaknya ke Pondok pesantren itu karena (1) keinginan orang tua agar anak memiliki akhlak yang bagus, (2) perasaan ketidak mampuan orang tua mendidik anak di rumah, (4) orang tua menganggap biaya pesantren tidak begitu mahal, (3) orang tua merupakan alumni dari pondok pesantren, (4)orang tua memilih lembaga pendidikan yang didalam nya terdapat pendidikan sekolahnya juga, (5), agar anak di bekali ilmu agama yang bisa di amalkan oleh dirinya sendiri dan orang lain, (6) agar anak tumbuh menjadi anak yang cerdas (7) keyakinan orang tua terhadap pesantren sebagai tuntunan agama islam yang paling benar. Pesantren dipandang sebagai lembaga pendidikan yang unggul di banding sekolah umum, walaupun latar belakang orang tua berbeda-beda tetapi tetap mempunyai kesamaan tujuan yaitu agar anak menjadi orang yang berguna, sesuai dengan harapan orang tua Kata Kunci: Motivasi, Orang Tua, Pondok Pesantren Dampak dari era globalisasi selain dari memberikan efek positif juga meberi efek negatif. Salah satu dampak positifnya ialah terbukanya akses informasi dari berbagai media yang membuat masyarakat semakin terbuka dan berfikir kritis. Namun efek negatif dari era globalisasi yang patut diwaspadai adalah bahwa globalisasi bisa merugikan masyarakat. Beberapa efek negatif dari era globalisasi diantaranya (Zulaiha, 2017, hal. 85): a) arus informasi yang tak terkendali sehingga memungkinkan informasi negatif dengan mudah dapat diperoleh oleh semua umur brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by e-Journal Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN Raden Fatah...