ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAANPRODUK DETERJEN MAKE CLEAN DI KALANGAN LAUNDRY YOGYAKARTA DENGAN METODE STATISTIK UJI BEDA DUA MEAN Jono Jurusan Teknik Industri Universitas Widya Mataram Yogyakarta Dalem mangkubumen KT III/ 237 Yogyakarta Yonuwm@yahoo.co.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap pengusaha laundry pria dan wanita terhadap deterjen merek Make Clean di kalangan laundry Yogyakarta terhadapt atribut harga, merk, kemasan, promosi dan performansi. Kemudian apakah ada perbedaan sikap antara pengusaha laundry pria dan wanita, dan dari kelima atribut tersebut, atribut manakah yang paling mempengaruhi pengusaha laundry dalam melakukan pembelian produk Make Clean.Data penelitian diambil dengan menggunakan kuisioner, wawancara dan observasi kepada 100 pengusaha laundry sebagai sampel. Sampel diambil dengan menggunakan teknik ramdom sampling. Data yang diperoleh diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas, dianalisis dengan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.Hasil uji analisis aritmatik mean diketahui bahwa sikap pengusaha laundry terhadap atribut-atribut deterjen merek Make Clean untuk pengusaha pria mempunyai penilaian negatif, sedangkan wanita mempunyai sikap penilaian yang positif. Hasil uji hipotesis tentang sikap pengusaha pria dan wanita secara keseluruhan dengan menggunakan uji beda 2 mean dapat disimpulkan bahwa -1,96 < Zhitung < 1,96(-2,883<- 1,96). Artinya bahwa Analisis sikap pengusaha pria dan wanita secara keseluruhan terhadap atribut produk deterjen merek Make Clean di kalangan laundry kiloan di Yogyakarta ada perbedaan yang signifikan. Kata kunci : Analisis, sikap konsumen, aritmetik mean, uji beda 2 mean I. PENDAHULUAN Di Yogyakarta telah banyak bermunculan usaha baru, salah satunya adalah usaha bisnis laundry. Saat ini bisnis laundry tumbuh dan berkembang pesat ibarat jamur di musim hujan. Melihat pertumbuhan bisnis tersebut tentunya akan dilirik oleh pengusaha yang menyediakan bahan kebutuhan pokok untuk laundry yaitu produsen deterjen. Menyikapi hal tersebut ,salah satu yang menjadi kebutuhan pokok untuk bisnis laundry yaitu kebutuhan akan deterjen. Deterjan yang diambil dalam penelitian ini adalah deterjen merk Make Clean yang diproduksi dan dipasarkan oleh PT XYZ Yogyakarta. Perusahaan tersebut telah memproduksi berbagai kebutuhan chemical laundry seperti deterjen, pelembut, penghilang noda dan pewangi. Melihat perkembangan tingkat penggunaan dan kompetisi antar produk deterjen, maka keinginan pengusaha laundry terhadap produk deterjen bermacam-macam. Karena pengusaha laundry terdiri dari pria dan wanita maka ingin dibandingkan bagaimana sikap antara pengusaha laundry pria dan wanita terhadap produk deterjen yang ditawarkan. Untuk itu perusahaan seharusnya mampu mempublikasikan produknya kepada konsumen supaya dapat mengatasi persaingan dan mendapat tempat untuk merebut konsumen sebanyak mungkin.Selain itu perusahaan juga harus mampu menciptakan dan menampilkan citra baik produknya agar dapat mencapai kepuasan konsumen. Berdasar pernyataan diatas diambil atribut harga, merk, kemasan, promosi dan performansi untuk melihat sikap pengusaha laundry pria dan wanita. Suatu perusahaan dikatakan berhasil apabila perusahaan tersebut mampu memasarkan hasil produksi dengan baik.Keberhasilan ini tercermin dari luar pasar yang dapat dikuasai oleh perusahaan tersebut.Kegiatan operasional perusahaan dalam lingkungan yang terus menerus berkembang adalah konsekuensi sosial dari perusahaan tersebut.Bagi perusahaan