TIGA CARA MENENTUKAN NAMA WUKU DALAM PAWUKON SAKA Agung Prabowo Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jenderal Soedirman Jl. Dr. Soeparno No. 61 Karangwangkal Purwokerto, Jawa Tengah e-mail: agung.prabowo@unsoed.ac.id ; agung_nghp@yahoo.com Sugiyanto SMA Negeri 1 Kebumen Jl. Mayjen Sutoyo No. 7 Kebumen, Jawa Tengah e-mail: giantogm@gmail.com Indar Tri Wahyuni SMA Negeri 2 Kebumen Jl. Cincin Kota No. 8 Kebumen, Jawa Tengah e-mail: indartw@gmail.com Abstract. This article discusses Pawukon Saka which is a mathematical calendar.This article explains mathematical knowledge required to create Pawukon Saka and particularly called as Javanese Mathematics. The Pawukon Saka Calendar obtained is then used to check some calendars sculpted on various epigraphs using The Chinese Remainder Problem. There are some mistakes in the names of wuku sculpted on some epigraphs after checking. Keywords: Javanese Mathematics, Pawukon Saka, The Chinese Remainder Problem Abstrak. Tulisan ini membahas mengenai Pawukon Saka yang merupakan suatu kalendar matematika. Artikel ini memaparkan pengetahuan matematika/aritmatika yang diperlukan untuk penciptaan Pawukon Saka dan secara khusus disebut sebagai Matematika Jawa. Kalender Pawukon Saka yang diperoleh digunakan untuk menguji penanggalan yang terpahat pada berbagai prasasti, dengan menggunakan bantuan solusi dari Masalah Sisa China (The Chinese Remainder Problem). Hasilnya, terdapat kekeliruan nama wuku yang terpahat pada beberapa prasasti. Kata kunci: Matematika Jawa, Pawukon Saka, The Chinese Remainder Problem Mathematical Subject Classification 2010: 11A07 1. PENDAHULUAN Pawukon Saka adalah jenis pawukon yang dipadukan dalam Kalender Saka. Jenis pawukon lainnya adalah Pawukon Jawa dan Pawukon Bali. Salah satu contoh penggunaan Pawukon Saka adalah pada Prasasti Sang Hyang Tapak (Cicatih/Jaya Bupati) yang ditemukan di Sukabumi, Jawa Barat dan berangka JMP : Volume 7 Nomor 1, Juni 2015, hal. 30 - 47