Volume 10 Nomor 01 Juli 2022 https://doi.org/10.31949/Agrivet/V10i1.2245 Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan E-ISSN : 2541-6154 P-ISSN: 2354-6190 139 AGRIVET KAPASITAS TEKNIS PETANI DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI PENGENDALI HAMA TERPADU (PHT) PADA BUDIDAYA CABAI MERAH (Capsicum annum L) DI KECAMATAN CIDADAP KABUPATEN SUKABUMI TECHNICAL CAPACITY OF FARMERS IN THE APPLICATION OF INTEGRATED PEST CONTROL (IPM) TECHNOLOGY ON RED CHILLIA (Capsicum annum L) CULTIVATION IN CIDADAP DISTRICT, SUKABUMI REGENCY AI RISA SUSILAWATI*, RENY SUKMAWANI, EMA HILMA MEILANI Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah SukabumiJl. R. Syamsudin, S. H. No. 50, Cikole, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43113 *e-mail: ai_risasusilawati001@ummi.ac.id ABSTRACT Red chili is the main horticultural commodity that is cultivated by farmers and is a source of livelihood in Cidadap District. Problems in the technical cultivation of red chili, one of which is the attack of Plant Destruction Organisms (OPT) causing a decrease in production numbers. The application of controlling plant- disturbing organisms, especially in the problem of integrated pest control (IPM) in red chili cultivation has not been optimized because farmers are very dependent on chemical pesticides. Farmer capacity is one of the crucial factors for the success of red chili cultivation. This study aims to determine the technical capacity of farmers in the application of integrated pest control technology in red chili cultivation in Cidadap District, Sukabumi Regency. The method used in this research is using quantitative methods, data obtained from the field, then descriptive analysis is carried out. Data processing using Microsoft Excel, while the sampling technique used is purposive sampling. The results of the research, data processing and discussion show that the technical capacity of farmers in the application of integrated pest control technology in Cidadap District, Sukabumi Regency is still low on average with a score of 2.30. To increase the technical capacity of farmers, especially in the application of integrated pest control technology, there is a need for continuous collaboration between all stakeholders related to the world of agriculture. Keyword: former capacity, integrated pest control, red chili ABSTRAK Cabai merah merupakan komoditas hortikultura utama yang dibudidayakan oleh petani dan menjadi sumber mata pencaharian di Kecamatan Cidadap. Permasalahan dalam teknis budidaya cabai merah, salah satunya adalah serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) menyebabkan turunnya angka produksi. Penerapan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan terutama pada masalah pengendalian hama terpadu (PHT) pada budidaya cabai merah belum optimal karena petani sangat ketergantungan dengan pestisida kimia. Kapasitas petani merupakan salah satu faktor krusial berhasilnya usahatani budidaya cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas teknis petani dalam penerapan teknologi PHT pada budidaya cabai merah di Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode kuantitatif, data yang diperoleh dari lapangan, kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Pengolahan data menggunakan Microsoft Exel, adapun teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian, pengolahan data dan pembahasan menunjukan kapasitas teknis petani dalam penerapan teknologi pengendalian hama terpadu di Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi rata-rata masih rendah dengan skor 2,30. Untuk meningkatkan kapasitas teknis petani khususnya dalam penerapan teknologi PHT diperlukan adanya kerjasama besipat kontinuitas antara seluruh stakeholder yang berkaitan dengan dunia pertanian. Kata Kunci: Kapasitas petani, pengendalian hama terpadu, cabai merah PENDAHULUAN Kapasitas petani sebagai kemampuan yang dimiliki oleh petani untuk menjalankan usahatani sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu bertani lebih baik, berusahatani lebih baik, hidup lebih sejahtera, masyarakat lebih baik, dan kelestarian lingkungan hidup terjaga, (Rosdiana D, 2021). Kapasitas teknis