@ Asosiasi Peneliti Biodiversitas Papuasia - Fakultas Kehutanan UNIPA Jurnal Kehutanan Papuasia 4 (1): 34–44 (2018) 34 Assem, dkk PEMANFAATAN DAN BENTUK PENGOLAHAN KULIT KAYU BERBASIS PENGETAHUAN LOKAL DAN IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT MAYBRAT (Utilization and Processing Type of Wooden Bark Based on Local Knowledge and Cultural Identity of Maybrat Community) Kosmas Assem 1 Mariana Hermina Peday 1 dan Alexander Rumatora 1 Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Papua Manokwari, Papua Barat, 98314. Tlp/Fax: +62986211065. Penulis Korespondensi: Email: mariana.peday@yahoo.co.id Diterima: 30 Jan 2018| Disetujui: 22 Feb 2018 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan informasi terkait pemanfaatan sumber daya hutan terutama komponen kulit vegetasi hutan untuk kebutuhan harian masyarakat melalui pengolahan kerajinan tangan di Kampung Ainot, Kabupten Maybrat. Untuk mendapatkan data, diskusi dan wawancara dilakukan dengan responden yang dipilih, sementara bentuk pengolahan dan teknis pengerjaannya diobservasi secara langsung di lapangan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat tiga jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Kampung Ainot antara lain: Gnetum gnemon L., Kleinhovia hospita dan Trichospermum sp. Selanjutnya dari jenis-jenis ini dianyam dan menghasilkan produk anyaman seperti noken (yu), topi (way tau), koba (am) tanggu (seff) dan benang jahit. Sejauh ini belum ada upaya konservasi jenis-jenis tersebut dikarenakan jumlahnya yang masih cukup banyak dan intensitas pengambilannya yang masih rendah. Kata kunci: Kult kayu, noken, produk anyaman, vegetasi hutan, Kabupaten Maybrat. Abstract This study has been focusing on describing information related to the use of natural resource in particular bark component from forest vegetation that intended for fulfilling daily need by way of handicraft desain and production in Ainot village of Maybrat district. In order to obtain data, discussion and semi-structural interview have been carried out with purposively selected respondents. While, types of production process of handicraft and its working mechanism were directly observed in the field from respondent. The result noticed that there was three species of forest vegetation that used by villagers for making handicraft such as: Gnetum gnemon L., Kleinhovia hospita dan Trichospermum sp. These species then processed to produce noken (yu), hat (way tau), head cover (am), waving net (seff), and sewing thread. So far, there was no effort to preserve and maintain the use of these forest vegetation species in order to keep it from distinction due to small intensity of exploitation. Keywords: Wood bark, noken, woven product, forest vegetation, Maybrat district.