Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8(2): 1455-1464 1455 PERSEPSI PETANI PADI TERHADAP ASURANSI USAHATANI PADI DI KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG THE PERCEPTIONS OF RICE FARMERS ON RICE FARMING INSURANCE PROGRAM IN RANCAEKEK SUBDISTRICT, BANDUNG DISTRICT Rizqina Qonita Aulia * , Eliana Wulandari Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor, Jawa Barat, 45363 *E-mail: rizqina18001@mail.unpad.ac.id (Diterima 23-06-2022; Disetujui 21-07-2022) ABSTRAK Asuransi usahatani padi merupakan salah satu program pemerintah sebagai bentuk perlindungan terhadap pendapatan dan kesejahteraan para petani dalam menghadapi risiko produksi. Usahatani padi di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung mengalami kekeringan, banjir, dan serangan organisme pengganggu tanaman sehingga menjadi ancaman penyebab terjadinya gagal panen. Pelibatan asuransi usahatani padi dapat menjadi suatu program yang efektif untuk melindungi dan menyejahterakan petani padi ketika terjadi gagal panen khususnya bencana terkait iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) bagaimana petani padi di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung memberikan persepsi terhadap program asuransi usahatani padi, 2) apakah terdapat perbedaan persepsi antara kelompok tani yang ikut asuransi usahatani padi dengan kelompok tani yang tidak ikut asuransi usahatani padi. Metode penelitian menggunakan survei. Jumlah responden sebanyak 50 petani menggunakan proportionate stratified random sampling. Analisis statistik deskriptif dan uji Mann Whitney digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) petani padi yang ikut program asuransi usahatani padi memberikan penilaian baik bahwa program tersebut dianggap penting dan dapat mengatasi masalah usahatani padi. Hal ini didukung dengan hasil penelitian bahwa para petani paham mengenai program AUTP, tujuan dan manfaat AUTP, serta kegiatan sosialisasi sudah memenuhi kebutuhan petani, proses administrasi didampingi sehingga dirasakan mudah pada tahap pendaftaran, pengumpulan berkas, hingga saat mendapatkan pencairan klaim ganti rugi. Mengenai besaran premi AUTP dirasakan ringan dan terjangkau oleh para petani serta biaya ganti rugi yang dianggap cukup untuk menutupi modal awal. Petani padi yang tidak ikut program ini memberikan persepsi dimana beberapa dari mereka belum percaya dan merasa bahwa program tersebut belum menguntungkan petani. Dari hasil penelitian, sebagian petani belum mengetahui adanya program asuransi usahatani padi sehingga pemahaman, tujuan serta manfaat program ini belum tersampaikan dengan baik, 2) hasil analisis uji Mann Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara petani yang ikut dan yang tidak ikut program asuransi usahatani padi. Kata kunci: Asuransi Usahatani Padi, Petani Padi, Persepsi, Rancaekek ABSTRACT Rice farming insurance program is a government program that provides income and welfare protection to farmers in the face of production risk. Drought, flooding, and attacks by plant- disturbing organisms made rice farming in Rancaekek Subdistrict, Bandung District, a threat to crop failure. The involvement of rice farming insurance program can be an effective program to protect and prosper rice farmers when there is crop failure, especially during climate-related disasters and attacks by plant destruction organisms. This study aims to analyze 1) how rice farmers in Rancaekek Subdistrict, Bandung District, express their opinions about the rice farming insurance program, 2) whether there are any differences of the perceptions between farmer groups