16 ELPOSYS: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 1, ISSN: 2407-232X, E-ISSN: 2407-2338 Studi Perencanaan Penerangan Jalan Umum Panel Surya di Kelurahan Gading Kasri Kecamatan Klojen Asfari Hariz Santoso a) , Ahmad Hermawan a) , Muhammad Azzam Wian Panantuan a) (Artikel diterima: Januari 2021, direvisi: Februari 2021) Abstract: Malang City is a city that has an increasing need for electrical energy in the technological era, which today is very much needed in fulfilling daily life, both for household, social and industrial needs. One of them is the supply of electrical energy for Public Street Lighting (PJU). If you only rely on the supply of electrical energy from grid, this is a heavy burden that must be borne by the Malang City Regional Budget to pay the electric energy consumption bill for the PJU. This study aims to determine the comparison of the use of conventional PJU with solar powered PJU (PJUTS) in the area of Gading Kasri Village, Klojen District, Malang City both in terms of technical installations which include solar panels, batteries, and charger controllers as well as from an economic point of view. That shines for 5 hours every day, the solar panel power specifications are 240 Wp with 37 points of light. Budget calculations using the ACS (Annual cost system) which is obtained in the 16th year the difference from the initial investment costs and revenue from sales met at BEP (break event point) amounting to Rp. 256,761,376.00. Keywords: Public Street Lighting with Solar Powers, Annual cost system, Break event point , Abstrak: Kota Malang merupakan kota yang memiliki kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat di era teknologi yang dewasa ini sangat diperlukan dalam memenuhi kehidupan sehari-hari, baik untuk kebutuhan rumah tangga, sosial, dan industri. Salah satunya adalah suplai energi listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU). Apabila hanya mengandalkan suplai energi listrik dari PLN maka hal ini menjadi beban berat yang harus ditanggung oleh APBD Kota Malang untuk membayar rekening pemakaian energi listrik untuk PJU. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penggunaan PJU konvensional dengan PJU Tenaga Surya (PJUTS) di wilayah Kelurahan Gading Kasri Kecamatan Klojen Kota Malang baik dari segi instalasi teknis yang meliputi panel surya, baterai , dan charger controller maupun segi ekonomisnya.Ditinjau dari waktu efektif matahari yang bersinar selama 5 jam setiap harinya didapatkan spesifikasi daya panel surya sebesar 240 Wp dengan titik lampu sebanyak 37 titik. Perhitungan anggaran menggunakan ACS (Annual cost system) yang mana didapatkan pada tahun ke 16 selisih dari biaya investasi awal dan pendapatan dari penjualan bertemu di BEP (break event point) sebesar Rp 256,761,376.00. Kata kunci: PJU Tenaga Surya, Annual cost system, Solar Break Even Point. 1. Pendahuluan Kota Malang yang saat ini menuju Kota Malang terang benderang akan mudah terwujud apabila memiliki penerangan jalan umum (PJU) yang memadai. Permasalahan pengelolaan lampu PJU merupakan permasalahan yang besar yang dihadapi oleh Kota Malang, yaitu beban berat yang harus ditanggung oleh APBD untuk membayar rekening pemakaian energi listrik untuk PJU, yang rata-rata berkisar 2,5 milyar rupiah pertahun. Alasan utama dari adanya analisis ini sendiri adalah penulis merasa jika PJU existing terlalu bergantung dari sumber PLN, dari segi biaya juga penggunaan PJU panel surya sudah tidak perlu membayar biaya bulanan kepada PLN jadi pasti ada pemangkasan dari segi biaya [1]. Salah satu teknologi terbaru adalah PJU Tenaga surya yang mana merupakan penerangan jalan umum dengan daya listrik untuk lampu disuplai oleh sistem mandiri yang diperoleh dari energi matahari. Hal ini salah satu penerapan energi fotovoltaic (PV) yang telah mendorong diperkenalkannya berbagai produk komersial ke pasar [2]. Istilah PJU Tenaga Surya ini banyak yang menyebut dengan PJUTS. Namun beberapa juga ada yang menyebutnya dengan PJU Solar Cell. Pada penelitian ini akan dilakukan perencanaan PJUTS di wilayah Gading Kasri Kecamatan Klojen Kota Malang dengan merencanakan secara teknis dan dianalisis dari segi ekonomis 2. Tinjauan Pustaka 2.1 Lampu Penerangan Jalan Jenis lampu penerangan jalan menurut SNI 7391:2008 ada empat. Diantaranya adalah [3]: a. Lampu tabung fluorescent tekanan rendah b. Lampu gas merkuri tekanan tinggi(MBF/U) c. Lampu gas sodium bertekanan rendah (SOX) d. Lampu gas sodium tekanan tinggi (SON) Keempatnya mempunyai effisiensi rata-rata, Umur rencana rata-rata, daya, pengaruh terhadap warna obyek, dan peruntukkan jenis jalan yang berbeda-beda. 2.2 Penentuan Tiang PJU Tiang lampu merupakan bagian yang menyanggah lampu. Adapun jenis tiang lampu untuk PJU yang dibedakan atas lengannya terdiri dari lengan tunggal, lengan ganda, dan tegak tanpa lengan sebagaimana yang ditunjukkan pada Gambar 2.1 di bawah. Penentuan sudut (α) kemiringan lengan tiang lampu, agar penerangan lampu dapat diterima secara optimal oleh obyek, maka dapat ditentukan dengan persamaan berikut: Korespondensi: email penulis : asfari.hariz@polinema.ac.id a) Prodi Teknik Listrik, Jurusan Teknik Elektro, Polinema. Jalan Soekarno-Hatta No. 9 Malang 65141