PRIMA: Journal of Community Empowering and Services. 4(2), 59-63, 2020 URL: https://jurnal.uns.ac.id/prima/issue/view/44369 DOI: https://doi.org/10.20961/prima.v4i2.44369 Copyright © 2020 PRIMA: Journal of Community Empowering and Services 59 Sosialisasi Dan Penyuluhan Budidaya Pisang Dengan Bibit Hasil Kultur Jaringan Di Desa Lempong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar Samanhudi 1 , Hery Widijanto 2) *, Ahmad Yunus 1 1 Program Sudi Agrotekonologi Fakultas Pertanian UNS dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Biodiversitas LPPM UNS 2 Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UNS *Correspoding Author : herywidijanto@staff.uns.ac.id ABSTRAK Komoditas lokal yang diunggulkan dari Kecamatan Jenawi adalah pisang dan telah banyak dipasarkan di daerah Surakarta. Produksi pisang harus diimbangi dengan pemenuhan bibit yang memadai. Penggunaan bibit pisang dari kultur jaringan dapat diperoleh hasil yang memenuhi standar kuantitas maupun kualitas. Bibit pisang hasil kultur jaringan bersifat seragam, lebih resisten hama maupun penyakit, dan dapat disediakan bibit dalam jumlah cukup banyak setiap saat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan dua Mitra, yaitu Kelompok Tani (KT) Lawu Makmur dan KT Subur Makmur di wilayah Desa Lempong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan Oktober 2019. Beberapa jenis pisang yang disiapkan untuk pengembangan antara lain kultivar Rajabulu, Barangan, Mas Kirana, dan Kepok. Metode kegiatan dilakukan dengan melibatkan petani secara langsung, baik dalam pertemuan-pertemuan teknis maupun dalam praktik langsung di lapangan. Kegiatan yang dilakukan meliputi; penyiapan bibit pisang, koordinasi dengan mitra, sosialisasi hasil kultur jaringan, dan penyuluhan budidaya pisang dengan bibit hasil kultur jaringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyiapan bibit pisang hasil kultur jaringan dapat dilakukan dengan baik. Sosialisasi dan penyuluhan budidaya pisang dengan bibit hasil kutur jaringan dapat terlaksana dan diikuti oleh petani dari Kelompok tani Mitra. Hasil akhir kegiatan petani dapat memperoleh pemahaman tentang bibit hasil kultur jaringan dan menggunakan bibit tersebut dalam budidaya. Kata kunci: bibit pisang, kultur jaringan, Jenawi. ABSTRACT The local commodity that is seeded from Jenawi sub-district is bananas and has been widely marketed in Surakarta area. Banana production must be balanced with adequate seedling fulfillment. The use of banana seedlings from tissue cultures can be obtained results that meet both quantity and quality standards. Banana seedlings result from uniform tissue culture, more pest and disease resistant, and can be provided in sufficient quantities at any time. This community service activity involved two Partners, namely Farmers Group (FG) Lawu Makmur and FG Subur Makmur in Lempong Village, Jenawi Sub-District, Karanganyar Regency. Activities are carried out from April to October 2019. Some types of bananas prepared for development include Rajabulu cultivars, Barangan, Mas Kirana, and Kepok. The activity method is carried out by engaging farmers directly, both in technical meetings and indirect practice in the field. Activities include preparing banana seedlings, coordinating with partners, socialization of tissue culture results, and extension of banana cultivation with tissue culture seedling. The results of the activity show that the preparation of banana seedlings resulting from tissue culture can be done well. Socialization and extension of banana cultivation with the seeds of tissue crops can be carried out and followed by farmers from partner Farmer Group. The end result of farmer activities can understand about the seedlings of tissue culture and use the seeds in their cultivation. Keywords: banana seed, tissue culture, Jenawi