Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 1, No. 2, Desember 2021 E-ISSN: 2798-4001 DOI : 10.35746/bakwan.vxiy.no Hal 60 dari 3 http://journal.sekawan-org.id | Sekawan Institute | https://sekawan-org.id Safrudin Tolinggi 1 , Herman Hatta 2 , Abdul Rafik Pomatu 3 , Dwi Isnawati 4 , Liris Sulistiawati 5 , Nur Ain 6 1,2,3,4,5,6 Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo 1 safrudin.tolinggi@gmail.com, 2 hattaherman.1988@gmail.com, 3 Rafikpomatu@gmail.com, 4 @dwiisnawati84@gmail.com, 5 lirissulistiawati@gmail.com, 6 nurain041217@gmail.com Abstract Desa Tabongo is an area in Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo and boundries with Desa Dulupi in the north and Tomini Sea in the east. In 2021, the population of Desa Tabongo around 1038 people. Standard effort for preventing infectious disease such as hand washing regularly, practicing good cough and sneeze etiquette, avoiding direct contact with wild animal and livestock, and avoiding close contact with someone who is sick or within symptoms a respiratory disease. Based on observational data in location was found a lack of people awareness for maintaining their health, there was no adequate hand wash facilities. The benefit of community service was a consideration idea for people and related institutions to improve a quality of health within utilizing a materials were available in nature as a primary material for made a hand wash facilites. The purpose of this services was a pilot project of hand washing facilities optimization for increasing a hand washing facilities and solved an increasing case of transmitted and infectious diseasein Desa Tabongo. Keywords : Physical Intervention, appropriate hand washing facilities, Desa Tabongo, Kabupaten Boalemo Abstrak Desa Tabongo merupakan sebuah wilayah yang berada di Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo dengan batas Desa Dulupi sebelah Barat, Desa Kota Raja & Polohungo di sebelah Utara, dan Laut Tomini disebelah Timur. Jumlah penduduk di wilayah Tabongo sekitar 1.038 jiwa pada tahun 2021. Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah melalui cuci tangan secara teratur, menerapkan etika batuk dan bersin, menghindari kontak secara langsung dengan ternak dan hewan liar serta menghindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin. Berdasarkan observasi di lapangan ditemukan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya untuk menjaga kesehatan sangat kurang. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang tinggal di Desa Tabongo masih kurang adanya ketersediaan tempat Cuci Tangan.Manfaat dari pengabdian ini yaitu sebagai bahan pertimbangan bagi masyarakat ataupun lembaga terkait untuk meningkatkan kesehatan dengan memanfaatkan material yang tersedia di alam sebagai pembuatan tempat Cuci Tangan. Tujuan pengabdian ini dilakukan untuk mengetahui optimalisasi pengadaan tempat Cuci Tangan percontohan guna untuk menambah jumlah tempat Cuci Tangan, sehingga dapat mengurangi angka kejadian penyakit infeksi dan di Desa Tabongo. Kata Kunci: Intervensi Fisik, Tempat Cuci Tangan Pakai sabun (CTPS), Desa Tabongo,Kabupaten Boalemo *Penulis Korespondensi : Safrudin Tolinggi I. PENDAHULUAN Desa Tabongo merupakan sebuah wilayah yang berada di Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo dengan batas Desa Dulupi sebelah Barat, Desa Kota Raja & Polohungo di sebelah Utara, dan Laut Tomini disebelah Timur. Jumlah penduduk di wilayah Tabongo sekitar 1.038 jiwa pada tahun 2021 (Profil Desa Tabongo, 2021). Jumlah penduduk di wilayah Tabongo berpotensi menyebabkan meningkatnya penyakit yang Intervensi Fisik Tempat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Di Desa Tabongo Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo