Jurnal Destinasi Pariwisata p-ISSN: 2338-8811, e-ISSN: 2548-8937 Vol. 8 No 2, 2020 291 Analisis Kepuasan Wisatawan Terhadap Produk Wisata dan Strategi Pengembangan DTW Telaga Wopersnondi Biak Timur Hans S. M. Salakory a, 1 , Febby S. Matulessy a, 2 , Yansen M. I. Saragih b, 3 1 hans.salakory@gmail.com, 2 febbysonya@gmail.com, 3 Yansen_gbu@yahoo.co.id a Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Sains dan Teknologi Indonesia (ISTI) Manokwari, Papua Barat, Jl. Pasir Putih, Bakaro, Papua Barat 98311 Indonesia. b Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Papua, Jl. Gunung Salju, Manokwari, Papua Barat 98314 Indonesia Abstract Visitors of Wipersnondi Lake had great hope of fulfilling their comfort when they arrived at the tourism sites, in fact the performance felt by visitors cannot satisfy all the expectations of visitors and had impact on their satisfaction and convenience. This study aims to determine the level of satisfaction of tourist visitors to the availability of elements of tourism products, and to find out its developments strategy. To answer the research problem, the analysis technique used is Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA). The results of research based on CSI show that visitors are not satisfied with the performance of tourism products at Wopersnondi Lake. Based on the results of the IPA analysis, the main priorities for tourism development in Wopersnondi Lake are increasing affordability and opening of public transport routes, improving cleanliness and increasing the number of toilets, specifically at the lake location, providing road directions to the location, and building health facilities like public health centers around Wopersnondi Lake. Furthermore, the unique aspects of Wopersnondi Lake that must be maintained are the beautiful view at the tourist location, the comfort of the tourist attraction, the coolness, the cleanliness, the quality of the road to the lake, the parking lot area, and the availability of trash cans are things that have actually been felt and have created comfort and good experience for visitors to Wopersnondi Lake. This development must support the development of other tourism products.. Key Word : Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction Index. I. PENDAHULUAN Suatu daerah yang menjadi tujuan wisata terbentuk secara sistematis oleh tiga elemen, pertama seseorang dengan kebutuhan wisata yang merupakan faktor utama atau pangkal bahwa ada keistimewaan dari suatu daerah sehingga dikunjungi. Faktor-faktor daya tarik wisata sangat berpengaruh terhadap sesorang atau wisatawan dalam melakukan perjalanan wisata, oleh karena itu maka wisatawan akan rela membayar berapapun dan melakukan perjalanan yang jauh hanya untuk menikmatii destinasi wisata yang dia inginkan demikian kata Leipir (Sulistyan et al., 2018). Konsep inilah yang mengharuskan suatu daerah memiliki potensi wisata dan daya tarik wisata (dtw / obyek wisata) kalau daerah tersebut menginginkan daerahnya menjadi daerah tujuan wisata. Bila wisatawan merasa puas dengan pengalamannya ditempat wisata dan memiliki persepsi yang baik akan objek wisata yang dituju maka wisatawan menentukan pilihan dan perilakunya. Bitner mengatakan bahwa munculnya perilaku wisatawan seperti : atraksi, lama tinggal, membelanjakan uang dan kesediaan mengulang kunjungan adalah merupakan respon positif sebagai aktualisasi dari rasa puas terhadap produk wisata yang ditawarkan di suatu daerah tujuan wisata. Dengan demikian maka persepsi wisatawan merupakan dasar pertimbangan pengembangan objek wisata sesuai dengan kebutuhan pasar (Purnomo, 2010). Beberapa penelitian tentang kepuasan wisatawan terhadap produk wisata diantaranya adalah: Penelitian yang dilakukan oleh (Madafuri, 2018) menunjukkan bahwa attraction dan amenities berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Selanjutnya attraction dan kepuasan wisatawan juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas wisatawan. Wisatawan yang loyal adalah wisatawan yang memiliki pengalaman positif terhadap apa yang dinikmati. Selanjutnya penelitian (Abdulhaji & Yusuf, 2016) terhadap pengunjung wisata Danau Tolire Besar menemukan bahwa, citra objek wisata bersangkutan secara nyata dipengaruhi oleh atraksi, aksessibilitas dan fasilitas. Selain itu persepsi wisatawan adalah baik terhadap citra objek wisata, atraksi, aksessibilitas dan fasilitas. Selanjutnya hasil penelitian (Rossadi & Widayati, 2018) menunjukkan bahwa secara simultan aksesibilitas, amenitas, dan atraksi wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan wisatawan ke