Article history: ©2018 at http://jfmr.ub.ac.id Diterima / Received 03-05-2018 Disetujui / Accepted 25-06-2018 Diterbitkan / Published 21-07-2018 DISTRIBUSI UKURAN IKAN TERI HASIL TANGKAPAN JARING PURING DI PERAIRAN PULOLAMPES, KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH Suparman Sasmita a , Neneng Pebruwanti a , dan Ika Fitrani a a Perekayasa pada Balai Besar Penangkapan Ikan, Indonesia *Corresponding Author: suparman.ftdc@gmail.com Abstrak Ikan Teri (Stolephorus sp.) merupakan komoditas bernilai ekonomi di Pulolampes-Brebes umumnya ditangkap dengan jaring puring yang berbahan utama waring. Distribusi ukuran ikan teri berguna untuk mengetahui sebaran ukuran ikan teri dan informasi tentang stok, serta sebagai data dasar upaya pengelolaan dan pemanfaatan ikan teri. Penelitian ini bertujuan menganalisa komposisi ikan hasil tangkapan untuk mendapatkan keragaan struktur hasil tangkapan dan ukuran serta pola pertumbuhan ikan teri hasil tangkapan jaring puring. Lokasi pengamatan di sentra perikanan tangkap yaitu Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulolampes. Waktu pengamatan pada bulan Maret - April dan Juli Agustus tahun 2017. Metode pengamatan dilakukan dengan pengamatan selama operasi penangkapan (experimental fishing), pengambilan data secara purposive sampling. Pengukuran dan analisa menggunakan program SPR. Berdasarkan data hasil pengamatan diperoleh ikan teri yang terpanjang adalah 91 cm, dengan beratnya adalah 6,5 g, sedangkan ukuran yang terpendek adalah 29,8 mm, dengan beratnya adalah 2 gram dan modus ukuran 62,9 mm. Penangkapan ikan teri pada bulan Agustus 2017 lebih layak tangkap dibandingkan pada bulan April dan Mei 2017. Hasil perhitungan panjang dan berat tubuh ikan dengan menggunakan rumus maka diperoleh hasil di lokasi Perairan Pulolampes diperoleh b = 1,041. Dari hasil perhitungan menunjukan nilai b berada dibawah 3 menunjukkan pola pertumbuhan ikan teri di Perairan Pulolampes, Brebes bersifat allometrik negatif. berdasarkan pertumbuhan ikan teri yang bernilai allometrik negatif , menunjukkan pertumbuhan panjang tubuh lebih dominan dibanding pertambahan bobot. Keadaan ini mengindikasikan bahwa kondisi lingkungan Perairan Pulolampes Brebes cocok untuk pertumbuhan ikan teri dan masih aman dari tekanan aktivitas penangkapan. Kata Kunci: ikan teri, jaring puring, waring, pulolampes Abstract Anchovy (Stolephorus sp.) is an economically valuable commodity in Pulolampes-Brebes usually caught with puring net made from small mesh size webbing (waring). The size of anchovy is required to know the distribution of fish size and information about the stock of fish, as well as the basic data of the management and utilization of anchovy. This study aims to analyze the composition of fish caught in puring net to obtain the structure of the catch and the size and growth pattern of the fish catch net. The location of the observation at TPI Pulolampes, District of Brebes, Central Java Province. Observation time in March - April and July - August 2017 with experimental fishing method, data collected by purposive sampling. Measurement and analysis using software SPR. According to data, the longest anchovy is 91 cm, its weight is 6.5 g, while the shortest size is 29.8 mm, and its weight is 2 gram and the size of 62.9 mm. Anchovy fishing operations in August are more feasible than in April and May. Result of measurement of length and body weight fish, obtained value of b = 1,041. The value of b below 3 indicates the growth pattern of anchovy in Pulolampes Waters, are allometric negative. The growth that are allometric negative, show the growth of body length is more dominant than weight. This condition indicates that the environmental conditions of Pulaampes Brebes Waters is suitable for the growth of anchovy and is still safe from the pressure of fishing activity. Keywords: Anchovy, puring, net webbing, pulolampes