1 207 1 1 207 1 20 1 207 1 PENGARUH BONUS PLAN, DEBT COVENANT, TAX PLANNING, POLITICAL COST, KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP EARNING MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Ade Dinda Permata Dewi 1 I Gede Cahyadi Putra 2 Ida Ayu Ratih Manuari 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar Email : adhedewi30@gmail.com 1 ,gdcahyadi@unmas.ac.id 2 ,ratih.manuari@unmas.ac.id 3 Abstract Earning management is a process to direct the reporting of earnings at a certain level with the selection of accounting policies by management to achieve specific objectives. This study aims to examine and obtain empirical evidence of the effect of bonus plans, debt covenants, tax planning, political costs, and managerial ownership on earnings management in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2020 period. The research population is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018-2020. The sample in this study were 94 manufacturing companies with 3 years of observation so that the number of observations was 282 which was determined based on the purposive sampling method. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis technique. The results show that the bonus plan, tax planning and political cost have a positive effect on earning management. Meanwhile, debt covenants and managerial ownership have no effect on earning management. Suggestions for further research are to increase the observation period, use all companies listed on the Indonesia Stock Exchange and add independent variables such as dividend payout ratio, and company diversification. Keywords: earning management, bonus plan, debt covenant, tax planning, political cost, kepemilikan manajerial. PENDAHULUAN Laporan keuangan merupakan catatan tentang informasi keuangan perusahaan pada suatu periode akuntansi, yang dipakai untuk menggambarkan kondisi atau kinerja perusahaan tersebut. Tujuan umum dari laporan keuangan ini untuk kepentingan umum adalah penyajian informasi mengenai posisi keuangan (financial position), kinerja keuangan (financial performance), dan arus kas (cash flow) dari entitas yang sangat berguna untuk membuat keputusan ekonomi bagi para penggunanya. Laba merupakan salah satu informasi potensial yang terkandung di dalam laporan keuangan dan yang sangat penting bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan. Informasi laba merupakan komponen laporan keuangan perusahaan yang bertujuan untuk menilai kinerja manajemen, membantu mengestimasi kemampuan laba yang representatif dalam jangka panjang, dan menaksir risiko investasi atau meminjamkan dana (Kirschenheiter dan Melumad, 2002). Adanya perubahan informasi atas laba bersih suatu perusahaan melalui berbagai cara akan memberikan dampak yang cukup berpengaruh terhadap tindak lanjut para pengguna informasi yang bersangkutan, tidak terkecuali penerapan manajemen laba oleh suatu perusahaan. Tindakan manajemen laba terjadi sebagai usaha manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan.Fenomena perusahaan yang melakukan manajemen laba (earning management) di Indonesia sudah banyak