327
https:// journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/plusminus
Studi Etnomatematika pada Candi Cangkuang Leles Garut Jawa
Barat
Fitriyani Nursyeli
1
, Nitta Puspitasari
2*
1,2*
Program Studi Pendidikan Matematika, Institut Pendidikan Indonesia
Jalan Pahlawan No. 32, Sukagalih, Garut, Indonesia
1
nursyelif@gmail.com;
2*
puspita6881@gmail.com
ABSTRAK ABSTRACT
Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari
perkembangan teknologi modern dalam berbagai
disiplin ilmu dan mampu mengembangkan daya pikir
manusia. Banyak masyarakat yang tidak menyadari
bahwa semakin berkembangnya zaman, ilmu
matematika selalu digunakan sebagai alat bantu dalam
penerapan semua bidang ilmu maupun dalam
pengembangan matematika, sehingga hal itu yang
menyebabkan matematika sulit dipahami, diperlukan
adanya suatu pendekatan budaya atau yang biasa
disebut etnomatematika. Salah satu bentuk
etnomatematika yang menarik untuk dieksplorasi yaitu
pada candi cangkuang. Candi cangkuang memiliki
potensi yang bisa dimanfaatkan dikarenakan memiliki
nilai historis yang sudah melekat dengan masyarakat,
kontekstual dan bisa digunakan dalam memudahkan
pemahaman terhadap matematika. Terkhusus pada
bentuk dari bagian relief dan stupa candi cangkuang
yang erat kaitannya dengan pembelajaran matematika.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa melalui
etnomatematika pada candi cangkuang ini dapat
ditemukan konsep matematika, khususnya pada materi
geometri.
Kata Kunci: Etnomatematika, Candi Cangkuang,
pendekatan budaya, geometri.
Mathematics is a universal science that underlies the
development of modern technology in various scientific
disciplines and it can develop human thinking. Many people
do not realize that the development of times, mathematics
is always used as a tool in the application of all fields of
science and development of mathematics so that this is
what makes mathematics difficult to understand, it is
necessary to have a cultural approach or commonly called
ethnomathematics. One form of ethnomathematics that is
interesting to explore is the Cangkuang temple. Cangkuang
temple has potential that can be exploited because it has
historical values that are inherent in society, contextual,
and can be used to facilitate understanding of
mathematics. Especially in the shape of the relief and
stupa of the Cangkuang temple which is closely related to
mathematics learning. The results of this study indicate
that through ethnomathematics in this Cangkuang temple,
mathematical concepts can be found, especially in
geometric material.
Keywords: Ethnomatematics, Cangkuang Temple, cultural
approach, geometry.
Informasi Artikel:
Artikel Diterima: 20 Juli 2021, Direvisi: 10 Juli 2021, Diterbitkan: 31 Juli 2021
Cara Sitasi:
Nursyeli, F., & Puspitasari, N. (2021). Studi Etnomatematika pada Candi Cangkuang Leles Garut Jawa
Barat. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 327-338.
Copyright © 2021 Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika