Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 22 September 2014
Copyright © 2014 SESINDO
ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN
MENGGUNAKAN KERANGKA COBIT 4.1 (STUDI KASUS: PT SMI)
Dedy Hermanto
1)
, Desy Iba Ricoida
2)
1
Program Studi Sistem Informasi, STMIK GI MDP
Jl.Rajawali 14, Palembang, 30113
Telp : (0711) 376400
E-mail : dedi.tries@gmail.com
1)
Abstrak
Penerapan teknologi informasi memiliki peranan penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan
terhadap kompetitor perusahaan, PT SMI sebagai perusahaan manufaktur mengharapkan hasil produksi akan
menjadi lebih berkualitas dengan penerapan TI sehingga dibutuhkan suatu pengelolaan TI yang terstruktur.
Tata Kelola TI merupakan suatu hubungan yang terstruktur dan terdapat proses untuk mengarahkan dan
mengendalikan organisasi guna mencapai tujuannya .Penelitian ini menggunakan COBIT (Control Objective
for Information and Related Technology) 4.1 pada domain Deliver and Support (DS) dan Monitor and
Evaluate (ME) yang bertujuan untuk mengetahui keselarasan penerapan teknologi informasi yang ada saat
ini dengan yang diinginkan. Berdasarkan analisa dan pengukuran tingkat kematangan terdapat perbedaan
antara level yang diharapkan dengan level maturity saat ini. Rekomendasi diberikan kepada PT SMI untuk
mengatasi kekurangan level yang ada dengan mengacu pada ketentuan COBIT.
Kata kunci: Tata kelola TI, tingkat kematangan, COBIT, PT SMI
Abstract
The implementation of information technology has an important rule to improve the competitiveness of
company for against competitor. PT SMI as a manufacturing company expect the production has higher quality
with implementation of IT that required IT structured management. IT Governance is relationship with
structured and there are processes to direct and control an organization to achieve their goals. Study using
COBIT ( Control Objective for Information and Related Technology) 4.1 in the domain Deliver and Support
(DS) and Monitor and Evaluate (ME), aims to determine the alignment of information technology that is
currently expected. Based on the analysis and measurement of maturity level there is a different between the
expected levels with the current maturity. Recommendation has given to PT SMI to overcome the shortcoming
of existing levels with reference to the provisions of COBIT
Keywords: IT Governance, Maturity Level, COBIT, PT SMI
1. PENDAHULUAN
PT SMI adalah sebuah perusahaan yang memproduksi dan memasarkan KWH digital, KWH digital ini berfungsi
untuk mengukur penggunaan listrik secara otomatis sehingga mengurangi kegiatan pencatatan secara manual.
Sebagai perusahaan yang memproduksi dan memasarkan langsung produknya, maka perusahaan harus dapat
memproduksi perangkat dengan tepat waktu, akurat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna agar dapat menjaga
kepercayaan pelanggan terhadap hasil produksi yang dihasilkan oleh perusahaan. Hal ini juga sesuai dengan visi
perusahaan yaitu perusahaan yang mendesain dan memproduksi peralatan listrik dengan teknologi tepat guna
untuk menghasilkan produk yang berkualitas serta dapat memberikan banyak manfaat [6]. Perkembangan
Teknologi Informasi (TI) saat ini membantu perusahaan dalam peningkatan efisiensi dan proses bisnis yang lebih
baik.
Pemanfaatan TI yang dilakukan oleh PT SMI dapat tercapai dengan baik apabila melakukan perencanaan dan
memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal yang disesuaikan dengan proses bisnis pada perusahaan.
Penerapan strategi TI yang baik hanya dapat terjadi apabila telah didukung oleh sistem Tata Kelola Teknologi
Informasi (IT Governance) yang baik yaitu dimulai dari tahap perencanaan, implementasi dan evaluasi terhadap
hasil yang telah dilakukan sebelumnya. Tata Kelola TI juga dapat digunakan untuk mengukur tingkat kematangan
dari penerapan IT sehingga dapat diketahui sejauh mana manfaat penerapan teknologi informasi dalam