Seminar Nasional Industri dan Teknologi (SNIT), Politeknik Negeri Bengkalis Oktober 2018, hlm. 355 - 42 Perencanaan Jembatan Beton Prategang Dengan Menggunakan Pci Girder (Studi Kasus : Sungai Penebak Batu Panjang Kec.Rupat) Muhammad Nasri 1 ,Juli Ardita Pribadi 2 ,Zulkarnain 3 Politeknik Negeri Bengkalis 1,2 , 3 muhammadnasri746@gmail.com Abstract The ability of a bridge is strongly influenced by the type and strength of the girder beam. In planning the bridge of the river predictor is planned to use prestress beam with a height of 1,6 meters, with a length of 30 meters, following the standard of the concrete wika for prestress beam I Girder.The plan aims to calculate the structure of the prestressed bridge and know the work steps of the method bridge launching (Cremona), The results of the calculations obtained, the initial prestressing force 8095,94 kN, force that occurs due to jacking 9524,10 kN, and the final prestress force is estimated to be tensile (loss of prestress) 30%, that is 6666,87 kN. In the transfer state, the beam is deflected by 0,04642 m, after loss of prestress of 0,03391 m, after being composite with a plate, the beam will experience the biggest deflection due to combination 4 for 0,04495 m. longitudinal reinforcement is used at the top 6 D 12, on the body 10 D 12, and at the bottom 10 D 12. The shear reinforcement used D 13, in distance in the area of support until the middle of the span 100 mm, 150 mm, 200 mm. Keyworda: Prestressed bridge, PCI Girder, reference calculation of prestress beam 1. PENDAHULUAN Jembatan merupakan salah satu sarana transportasi darat yang berfungsi untuk menghubungkan satu tempat ketempat lain, guna menunjang perkembangan ekonomi. Dengan perkembangan zaman maka jembatan tidak hanya dipandang sebagai alat penghubung antara tempat satu dengan tempat yang lain, tetapi sebagai sarana untuk memperlancar kegiatan manusia, serta membantu perkembangan suatu daerah yang selama ini sulit diakses, untuk itu jambatan sangat perlu dibangun apalagi didaerah yang semakin hari semakin ramai seperti pulau rupat, orang-orang yang berdatangan dari luar pulau pasti memerlukan akses yang cepat untuk sampai ke tujuan, maka dari itu perlu adanya pembangunan jembatan untuk menghubungkan dua akses jalan yang baru direncanakan dari batu panjang menuju ke tanjung kapal. Jembatan yang akan direncanakan di desa batu panjang ini terletak di sungai penebak dengan panjang rencana 30 meter yang akan menjadi jembatan penebak 2, karena sebelumnya sudah ada jembatan penebak 1 yang digunakan masyarakat sebagai arus utama dari batu panjang menuju desa tanjung kapal dan sebaliknya. Perencanaan pembangunan jembatan sungai penebak ini merupakan pekerjaan yang sangat penting, karena akan dijadikan salah satu arus transportasi orang dan barang dari roro tanjung kapal menuju ke batu panjang dan sekitarnya. Dengan adanya rencana pembangunan jembatan ini proses mobilisasi masyarakat batu panjang akan menjadi lebih lancar dan cepat. Melihat dari lokasi, lebar sungai, dan arus lalu lintas kendaraan yang nantinya akan melewatijembatan yang akan direncanakan tersebut, sangat cocok apabila dibangun jembatan beton prategang dengan menggunakan I girder. Karena girder dapat didesain dengan efektif dan efesien juga ekonomis dan mampu menahan beban aksial tekan dan tarik. Pada umumnya perhitungan jembatan terbagi atas dua bagian penting yaitu struktur atas jembatan dan struktur bawah jembatan. Namun pada perencanaan ini hanya merencanakan struktur atas