JURNAL RUPARUPA PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL UNIVERSITAS BUNDA MULIA Volume 2 Nomor 2, Desember 2013 173 EKSPRESIONISME dan PENGARUHNYA TERHADAP DESAIN POSTER JERMAN pada SEKITAR MASA PERANG DUNIA I Aprilia Kartini Streit 1 1 Dosen Program Studi DKV Universitas Bunda Mulia Abstract This article explores the creation and development of Expressionism in painting and its influence on German poster design in the 1 st World War. Expressionism is a cultural movement which originateds in Germany and France at the beginning of the 20th century through artist groups like Die Bruecke, Der Blaue Reiter and Die Neue Sachlichkeit, which were strongly influenced by the work of van Gogh and Paul Cezanne of the previous style, Post Impressionism. The article shows how Expressionism developed itself and influenced the German poster design in the 1 st World War, which showed abstract, expressive free forms and figures, bold contours, personal typography, sober color. Although this art style showed less beauty, but their concept gave contribution to the society movement against the war and political condition in the period. Keywords : ekspresionisme, german poster, world war I PENDAHULUAN Sebagai suatu aliran seni, Ekspresionisme memperoleh pengaruh dari aliran sebelumnya, yaitu Post Impresionisme. Dari aliran tersebut diperoleh goresan garis, warna dan bentuk-bentuk yang ekspresif, dinamis serta abstrak untuk mengungkapkan emosi. Dalam perkembangannya gaya yang muncul di Jerman ini dimotori oleh kelompok- kelompok seni seperti Die Brucke, Der Blaue Reiter serta Die Neue Sachlichkeit. Aliran yang berkembang pada masa sekitar Perang Dunia I ini juga membawa pengaruh pada gaya desain grafisnya. Ketika itu desain grafis, terutama poster kebanyakan menyuarakan ekspresi kepedulian terhadap masyarakat dan protes-protes terhadap peperangan yang membawa pengaruh kepada bentuk- bentuk yang lebih ekspresif bahkan cenderung serperti gambar anak-anak ataupun seniman tidak terdidik serta warna-warna yang lebih muram. TINJAUAN PUSTAKA Definisi Ekspresionisme Menurut definisi, seni ekspresionisme adalah individualistis, dan pemunculannya tidak bertepatan dengan suatu periode tertentu ataupun dengan suatu Negara tertentu. Dalam beberapa hal aliran ini dapat dihubungkan dengan ciri khas orang yang tinggal di Perancis Utara, sebab mereka cenderung lebih introspektif. Ekspresionisme, berasal dari kata ekspresi yang dalam bahasa Indonesia adalah berarti ungkapan. Ekspresi menurut S. Sudjojono, “kesenian adalah…..jiwa ketok” 1 , maksud dari perkataan Sudjojono adalah seni adalah ekspresi atau ungkapan jiwa seniman. Seni memang selalu dihubungkan 1 Soedarso Sp, Tinjauan seni, sebuah Pengantar Untuk Apresiasi Seni, Saku Dayar Sana, Yogyakarta, hal. 41