Contemporary Mathematics and Applications Vol. 3, No. 1, 2021, pp. 56-70. 56 Hybrid Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation dengan Firefly Algorithm dan Simulated Annealing untuk Peramalan Curah Hujan di Surabaya Dicky Zulfikar Zurkarnain 1 , Auli Damayanti 2,* & Edi Winarko 3 1,2,3 Departemen Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia * Corresponding author Email: auli-d@fst.unair.ac.id Abstrak. Indonesia mempunyai berbagai jenis iklim. Salah satu parameter iklim adalah curah hujan. Curahhujan yang dapat menjadi sumber bencana adalah curah hujan ekstrem, yaitu kondisi curah hujan yang cukup tinggi/rendah dari rata-rata kondisi normalnya. Informasi tentang peramalan curah hujan sangat berguna khususnya bagi pemerintah kota Surabaya dalam mengantisipasi kemungkinan kejadian-kejadian atau bencana yang diakibatkan oleh curah hujan ekstrem seperti, kekeringan, banjir, pohon tumbang, rusaknya fasilitas umum, dll. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mendapatkan nilai peramalan curah hujan di Surabaya pada bulan yang akan datang menggunakan Hybrid Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation dengan Firefly Algorithm dan Simulated Annealing. Proses diawali dengan input dan normalisasi data, kemudian dilanjutkan dengan proses pelatihan untuk mencari bobot dan bias yang optimal. Setelah diperoleh bobot dan bias yang optimal, kemudian melakukan uji validasi, dan dilanjutkandengan proses peramalan. Pada proses peramalan curah hujan, data yang digunakan sebanyak 120 data curah hujan bulanan dari bulan Januari 2008 hingga bulan Desember 2017 dengan ketentuan 80% data untuk pelatihan dan 20% data untuk uji validasi. Data yang digunakan, selanjutnya dilatih kemudian dicarinilai Mean Square Error (MSE) dan bobot yang optimal. Bobot optimal yang diperoleh, selanjutnya diuji dengan uji validasi untuk mengetahui seberapa baik pola yang dikenali. Berdasarkan implementasi pada data curah hujan tersebut, diperoleh nilai MSE hasil pelatihan sebesar 0.0395384228 dan nilai selisih rata-rata sebesar 3,75382. Sedangkan hasil peramalan untuk 3 bulan berikutnya yaitu bulan Januari hingga Maret 2018 berturut-turut adalah 6.1451, 8.5459, dan 7.7391. Keywords: Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation, Firefly Algorithm, Simulated Annealing, Peramalan, Curah Hujan. 1 Pendahuluan Indonesia mempunyai berbagai jenis iklim. Secara geografis Indonesia terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, antara benua Asia dan benua Australia, dan pada pertemuan dua rangkaian pegunungan, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterrania. Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan lautan, sedangkan wilayah daratan pada umumnya memiliki permukaan yang bergunung-gunung. Kondisi wilayah tersebutlah yang menyebabkan adanya keragaman iklim di wilayah Indonesia.