105 PROBLEMATIKA KOMISI PEMILIHAN UMUM MERANGIN DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK ORANG RIMBA JAMBI Ulya Fuhaidah a , M. Ali Mubarak b a Dosen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Syariah UIN STS Jambi b Dosen Ilmu Politik, Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi E-mail: ulyafuhaidah@uinjambi.ac.id ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang peran dan hambatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merangin dalam meningkatkan partisipasi aktif Orang Rimba pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Merangin tahun 2018. Orang Rimba adalah suku terasing yang mendiami wilayah pedalaman hutan, tetapi sebagian dari mereka sudah menetap di perkampungan. Jumlah Orang Rimba tidak signifikan, mereka terasingkan/terpinggirkan dalam politik dan masih sebatas menjadi objek politik. Pengumpulan data dalam penelitian lapangan ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang ditentukan berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum KPU Kabupaten Merangin telah berpartisipasi aktif dalam memberikan pendidikan politik bagi Orang Rimba, walaupun suara mereka pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018 menurun dibandingkan dengan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2013. Permasalahan yang dihadapi oleh KPU Kabupaten Merangin adalah tradisi Melangun Orang Rimba, konflik diantara Orang Terang dan Orang Rimba, dan dominasi Tumenggung (kepala suku) dalam menentukan preferensi politik Orang Rimba. Kata Kunci: Orang Rimba, Partisipasi Politik, KPU Kabupaten Merangin THE PROBLEMATICS OF THE MERANGIN REGIONAL ELECTION COMMISSION IN TERMS OF INCREASING THE POLITICAL PARTICIPATION OF ORANG RIMBA TRIBE IN JAMBI PROVINCE ABSTRACT This research analyzed the role and obstacles faced by the Regent Election Commission of Merangin in improving the voter turnout of Orang Rimba tribe in the Regional Head Election of Merangin in 2018. Orang Rimba are isolated tribe who live in the forest hinterland, even though some of them have moved out and settled in a village. They are insignificant in number, marginalized in political life, and prone to be merely a political object. This field research collected data through observation, interview, and document compilation. The selection of informants was determined through purposive sampling based on certain criteria. The research found that the Regent Election Commission of Merangin has actively carried out political education for Orang Rimba tribe, despite the fact that the voter turnout of Orang Rimba in 2018 was lower than that in 2013. The low turnout was due to several factors namely the tradition of “melangun” in Orang Rimba culture, the conflict between Orang Terang and Orang Rimba, and the dominant influence of Temanggung (head of tribe) in determining the political preferences of Orang Rimba. Keywords: Orang Rimba, Political Participation, Merangin Regional Election Commission