JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT MULAWARMAN VOL.3, NO.1 JULI 2021 e-ISSN : 2686-3601 29 HEALTH EFFECT AND CROSS-CULTURAL ADAPTATION CAUSED BY CULTURAL SHOCK ON STUDENT DAMPAK KESEHATAN DAN ADAPTASI LINTAS BUDAYA AKIBAT GEGAR BUDAYA PADA MAHASISWA Rina Tri Agustini 1 , Muji Sulistyowati 2 1 Departemen Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman 2 Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku/S-1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga Korespondensi (e-mail): rinatriagustini.rta@gmail.com 1 ABSTRACT Background & Objective: Caused by quality of universities in Indonesia has not been evenly distributed, then emerging cross-cultural students. This triggers a cultural shock due to interaction with the new environment. It is known that there are symptoms of cultural shock in non-javanese students at Airlangga University as one of the universities that become a reference for further study for students from outside Java Island. Therefore, it is necessary to identify and analyze cross-cultural adaptations made by non-Javanese students in facing health effects due to cultural shocks. Method: This was a qualitative research with phenomenological approach. Seven informants were non-ethnic Javanese student from year generation of 2015. The research began with informant screening with questionnaires, followed by in-depth, and focuss group discussion as triangulation. Thematic analysis begins with reduction, narration, conclusion, and data verification. Results: The result showed is the health effect of cultural shock on the physical, mental, and social aspects. Form of cross-cultural adaptation is personal skills including exercising, regulating eating and sleeping patterns, increasing worship, positive thinking, doing hobbies, and learning the local language. People skills such as building communication, actively participating in activities, and often hanging out with friends. Meanwhile, the perception skills are making other people comfortable and introducing their own characteristics to friends. Conclusion: The conclusion of this study is that almost all informants have made adaptive adaptations. Educational institutions, especially universities, can facilitate cross-cultural students in adapting to overcome the health effects caused by cultural shock. Keywords: Adaptation, Health Effect, Cultural Shock, Student ABSTRAK Latar Belakang & Tujuan: Disebabkan kualitas perguruan tinggi di Indonesia belum merata, maka bermunculan mahasiswa lintas budaya. Hal tersebut memicu terjadinya gegar budaya akibat interaksi dengan lingkungan baru. Diketahui bahwa terdapat gejala kejadian gegar budaya pada mahasiswa bukan etnis Jawa di Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi yang menjadi referensi studi lanjut bagi mahasiswa dari luar Pulau Jawa. Sehingga, perlu untuk mengidentifikasi dan menganalisis adaptasi lintas budaya yang dilakukan mahasiswa bukan etnis Jawa dalam menghadapi dampak kesehatan akibat gegar budaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tujuh orang informan adalah mahasiswa bukan etnis Jawa angkatan 2015. Penelitian dimulai dengan skrining informan dengan kuesioner, dilanjutkan wawancara mendalam, dan focus group discussion sebagai triangulasi. Analisis tematik dimulai dengan reduksi, narasi, kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil: Terdapat dampak kesehatan akibat gegar budaya pada aspek fisik, mental, dan sosial. Bentuk adaptasi lintas budaya yang dilakukan yaitu personal skills meliputi berolahraga, mengatur pola makan dan tidur, memperbanyak ibadah, berpikir positif, melakukan hobi, dan mempelajari bahasa lokal. People skills seperti membangun komunikasi, aktif mengikuti kegiatan, dan sering berkumpul bersama teman. Sedangkan, perception skills yang dilakukan yaitu membuat orang lain nyaman dan mengenalkan ciri khas diri pada teman. Kesimpulan: hampir seluruh informan telah melakukan adaptasi yang adaptif. Institusi pendidikan terutama perguruan tinggi dapat memfasilitasi mahasiswa lintas budaya dalam beradaptasi untuk mengatasi dampak kesehatan akibat gegar budaya. Kata Kunci: Adaptasi, Dampak Kesehatan, Gegar Budaya, Mahasiswa