Hubungan Lingkar Pinggang Dengan Kejadian Osteoporosis Pada Wanita Lansia Wahid, Adriani p-ISSN 0853-7720; e-ISSN 2541-4275, Volume 7, Nomor 2, halaman 352 – 361, Juli 2022 DOI : http://dx.doi.org/10.25105/pdk.v7i2.14035 352 HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KEJADIAN OSTEOPOROSIS PADA WANITA LANSIA RELATIONSHIP BETWEEN HIP CIRCUMFERENCE AND INCIDENCE OF OSTEOPOROSIS IN ELDERLY WOMEN Salma Dhiya Wahid 1 , Donna Adriani K.M 2 1 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia 2 Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia *Penulis koresponden: donna.adriani@trisakti.ac.id ABSTRAK LATAR BELAKANG Pada wanita lansia terjadi penurunan estrogen yang menyebabkan hormon paratiroid menurun dan mengakibatkan penurunan penyerapan vitamin D serta mengalami proses penuaan atau (aging process). Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap salah satu penyakit metabolik yaitu osteoporosis. Salah satu faktor risiko osteoporosis adalah status gizi yang dapat dinilai melalui indeks masa tubuh serta lingkar pinggang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan lingkar pinggang dengan kejadian osteoporosis pada wanita lansia. METODE Penelitian menggunakan studi observasional dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 86 wanita lansia pada bulan November-Desember 2021 di Puskesmas Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan. Pengambilan sampel menggunakan metode nonrandom sampling dengan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner FRAX® tool untuk osteoporosis dan pengukuran lingkar pinggang dengan pita ukur. Data dianalisis dengan uji statistik chi-square dengan nilai kemaknaan p<0,05. HASIL Kelompok usia terbanyak yang mengalami osteoporosis pada usia 71-90 tahun yaitu sebanyak 78,9%. Didapatkan adanya hubungan bermakna antara usia dan osteoporosis pada wanita lansia dengan nilai( p-value= 0,028). Responden yang mengalami osteoporosis dengan ukuran lingkar pinggang <80 cm didapatkan sebanyak 64,7% lebih banyak dibandingkan dengan lingkar pinggang >80 cm. Terdapat hubungan tidak bermakna antara lingkar pinggang dengan osteoporosis pada wanita lansia dengan nilai (p = 0,242). KESIMPULAN Terdapat hubungan bermakna usia dengan osteoporosis pada wanita lansia dan tidak adanya hubungan lingkar pinggang dengan osteoporosis pada wanita lansia. ABSTRACT SEJARAH ARTIKEL Diterima 14 Juli 2022 Revisi 20 Juli 2022 Disetujui 28 Juli 2022 Terbit online 31 Juli 2022 KATA KUNCI Wanita lansia, osteoporosis, lingkar pinggang